Aduh Susahnya Jadi Nicholas Saputra

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 10 Okt 2020 21:00 WIB
Nicholas Saputra
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Terkadang mungkin orang bertanya, susah nggak sih jadi Nicholas Saputra? Sang aktor pun memberikan jawabannya.

Dalam sebuah sesi live Instagram pada Sabtu (10/10/2020), Nicholas Saputra mengutarakan perasaannya soal privasi. Dia pun merasa rindu bisa jalan-jalan ke luar rumah tanpa harus dikenali sebagai seorang Nicholas Saputra.

Sosok pemeran Rangga dalam film Ada Apa Dengan Cinta? itu memang tidak bisa dipungkiri adalah seorang aktor papan atas Indonesia. Wajar rasanya bila ketika sedang jalan-jalan atau sekedar berolahraga ke luar rumah, orang-orang langsung mengenalinya.

Memang kini Nicholas Saputra mengaku sudah terbiasa dengan hal tersebut.

"Sudah melakukan ini (jadi aktor) sejak SMA, jadi gue nggak tahu lagi deh apa yang gue kangenin (dari kehidupan normal sebelum jadi aktor). Yang jelas kayaknya gue nggak pernah merasa punya privasi kalau di tempat umum," katanya.

Hal itu juga dirasakan Nicholas Saputra ketika tengah berolahraga dengan bersepeda. Katanya di tempat-tempat bersepeda yang populer sekarang sudah ada banyak fotografer yang memotret dirinya.

"Kemarin kayak misalnya lagi sepedaan, ada, ternyata sekarang di tempat-tempat sepedaan yang populer banyak fotografer yang foto," curhatnya.

Lawan main Dian Sastrowardoyo itu kini masih menyimpan keinginan untuk bisa jalan-jalan dengan santai. Tanpa harus merasa privasinya terganggu karena orang-orang yang melihat atau mengenalinya.

"Ya sekarang gue rindukan bisa jalan-jalan di tempat yang orang nggak banyak kenal, dan genuine people, be myself, baik dalam negeri maupun luar negeri," ujar pemilik akun media sosial @nicsap itu.

Soal hobi bersepeda, Nicholas Saputra merasa menemukan suasana baru. Meski dia harus pergi bersepeda pagi-pagi buta untuk menghindari polusi dan kerumunan.

Buatnya, gowes tidak hanya sekedar berolahraga, tetapi juga untuk memberikan sudut pandang yang berbeda, terutama untuk dirinya sebagai warga DKI Jakarta.

"Lo bisa melihat sudut-sudut kota dari angle yang berbeda. Tadinya lo jalan atau dalam mobil atau dalam kendaraan umum, sekarang lo bener-bener bisa merasakan, oh ternyata ini tanjakan, ya ketika lo sepedaan," tutupnya.

(aay/mau)