Spotlight

'Jangan Tiban Grafiti di Jalanan'

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 13 Apr 2016 14:24 WIB
Foto: Garduhouse Art Space and Gallery
Jakarta - "Jakarta sudah jadi kota yang keras, jangan dibuat tambah keras lagi," ujar Darbotz, ketika bercerita mengenai pameran kolaborasinya bareng 18 street artist di Garduhouse Art Space and Gallery. Eksibisi yang dibuka pada 17 April mendatang, terbilang unik dan tak biasa bagi Darbotz.

Pamerannya merespons persoalan situasi yang terjadi di street art belakangan ini. "Intinya di jalanan itu, bebas bikin karya seperti apa dan di mana saja tapi ya itu jangan tiban karya orang. Jangan tiban grafiti orang lain," tegas Darbotz.

Simak: Proyek 'Sama-Sama' Darbotz Kritik Fenomena Street Art

Pesan tersebut yang berulang kali dijelaskannya ketika dihubungi hari ini. "Karena kita tidak perlu cari musuh, atau lawan. Tapi ya sama-sama saja, itulah yang jadi ide buat proyek ini," tandasnya.

Nantinya, Darbotz akan menampilkan karya grafiti dan mural di atas kanvas dan juga di dinding. Untuk karya kolaborasi yang berukuran besar maka akan dikerjakan oleh tiga orang seniman.

Sebelum mengerjakan proyek 'Sama-Sama', Darbotz terlebih dahulu kolaborasi karya di Taiwan. 'Monster' buatannya berdiri di salah satu tembok di bangunan sekolah dasar di ajang sebuah festival mural di Taiwan.

'Sama-Sama' akan berlangsung pada 17 April mendatang pukul 10.00-18.00 WIB di Garduhouse Art Space and Gallery di Jalan Ciputat Rya Nomor.324, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Acara pembukaan akan diisi oleh penampilan musik dari Problem Boys Record dan dimeriahkan oleh live woodcut print oleh Grafis Huru Hara.
(tia/mmu)