Ammar Zoni menjalani persidangan kasus dugaan peredaran narkoba di Rutan Salemba bertepatan dengan hari pertama Ramadan.
Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (19/2/2026) dengan agenda saksi dari JPU.
Ammar mengaku tetap menjalankan ibadah puasa meski harus menghadapi proses hukum yang tengah berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya Alhamdulillah," kata Ammar Zoni.
Baca juga: Kuasa Hukum Ammar Zoni Tolak Saksi JPU |
Ammar Zoni mengaku Ramadan tahun ini sangat berat. Hal tersebut karena, dirinya yang lagi berurusan dengan hukum.
"Ya puasa hari ini... tahun ini..." (menarik napas) "...puasa yang sangat... berat," kata Ammar.
Tak banyak komentar yang disampaikan Ammar. Ia kemudian menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada awak media.
"Makasih ya semua teman-teman media. Makasih banyak," ucapnya singkat.
Menanggapi pernyataan kliennya soal Ramadan yang terasa berat, kuasa hukum Ammar, Jon Mathias, menilai hal itu wajar. Lantaran Ammar tengah menghadapi persidangan.
"Karena mungkin menghadapi persidangan. Dulu waktu puasa kan gak ada persidangan. Ya mudah-mudahan dia lancarlah puasanya," kata Jon Mathias.
Jon pun berharap doa-doa yang dipanjatkan Ammar di bulan Ramadan dapat dikabulkan.
"Ya kan? Kalau ibadahnya kan doanya katanya dikabulkan kalau bulan Ramadan ini. Mudah-mudahan ya selesailah permasalahan semua kan gitu," pungkas Jon.
(fbr/wes)











































