Hot Review

A Quiet Place Part II: Sekuel yang Memuaskan

Candra Aditya - detikHot
Kamis, 27 Mei 2021 15:27 WIB
A Quiet Place Part 2
A Quiet Place Part II tayang di bioskop / Foto: A Quiet Place Part 2 (imdb.)
Jakarta -

Dirilis tiga tahun lalu, A Quiet Place adalah kejutan yang tak disangka-sangka. Disutradarai oleh John Krasinski (yang juga bermain bersama istrinya, Emily Blunt), film thriller tersebut menjadisebuah teror yang kompeten karena dia memainkan aspek film yang paling sering dieksplor dalam genre sejenis: suara.

Tapi bukannya berlomba untuk memasang musik yang meledak-ledak (walaupun tentu saja ada), A Quiet Place menjadi menarik karena terornya justru terjadi ketika tidak ada suara apa-apa. Ditambah dengan akting yang baik dan cerita yang sangat humanis, A Quiet Place akhirnya menjadi sebuah thriller yang sukses.

Sekuelnya harusnya dirilis tahun lalu tapi karena pandemi A Quiet Place Part II baru menyapa penontonnya tahun ini. Penantian ini tidak sia-sia karena sebagai sebuah sekuel film ini tidak hanya berhasil expand dunia di dalamnya tanpa terasa berlebihan tapi juga tetap menjaga tema kemanusiaan yang ada di dalamnya.

A Quiet Place Part II dibuka dalam sebuah prolog yang sangat menegangkan. Kita diajak melihat apa yang terjadi ketika monster-monster itu baru menapaki Bumi untuk pertama kalinya.

Dalam sebuah sequence yang menegangkan dan mendebarkan John Krasinski sekali lagi menunjukkan kelebihannya sebagai sutradara dalam mengatur tempo dan tensi. Ada beberapa throwback tentang film pertamanya di bagian opening ini jika Anda teliti.

Setelah prolog tersebut penonton langsung diajak loncat ke momen ending film pertamanya. Setelah berhasil membunuh si monster, Evelyn (Emily Blunt) bersama kedua anaknya, Regan (Millicent Simmonds) dan Marcus (Noah Jupe), memutuskan untuk meninggalkan rumah mereka bersama anaknya yang baru saja lahir. Lee sudah tiada, rumah mereka rusak.

A Quiet Place IIA Quiet Place II Foto: (dok.ist)

Tak ada lagi alasan untuk tetap tinggal. Berjalan ke depan adalah langkah paling masuk akal. Tapi tentu saja di dunia yang tak aman ini mencari suaka baru bukanlah perkara yang mudah.

Mereka terus berjalan sampai akhirnya mereka bertemu dengan Emmett (Cillian Murphy) di bekas pabrik yang terlantar. Emmet yang merupakan kawan Evelyn dan Lee dulu mengatakan bahwa mereka tidak bisa singgah di tempat ini karena monster bisa saja menyerang mereka. Ketika Regan menemukan sebuah cara untuk memancarkan suara yang bisa melemahkan monster-monster tersebut maka petualangan pun dimulai.

Sebagai sebuah sekuel A Quiet Place Part II tentu saja tidak bisa menandingi originalitas filmpertamanya. Tapi fakta bahwa film ini tetap bisa bersanding dengan film pertamanya dengan baik dan tidak terasa mengganggu, A Quiet Place Part II bisa dibilang sebuah pencapaian yang baik.

John Krasinski yang juga menulis skripnya berhasil mengembangkan dunia yang ada di dalamnya dengan tiga dimensional tanpa terasa kaku sama sekali. Ada banyak hal baru menarik yang bisa kita lihat di film ini. Seperti bagaimana manusia-manusia di dalamnya merespons dunia yang tak lagi ramah. Bisakah kita hidup dengan harapan jika dunia tak lagi bersuara?

Kalau film pertamanya adalah tentang grief, maka A Quiet Place Part II adalah tentang moving on. Bagaimana cara kita untuk melanjutkan hidup ketika harapan itu hilang.

Sebagai thriller, A Quiet Place Part II memberikan banyak sekali momen menegangkan. Menyaksikan film ini rasanya seperti tes jantung. Jump scare-nya efektif. Sementara adegan panjang yang menegangkan akan membuat Anda mencengkeram kursi bioskop dengan erat.

A Quiet Place IIA Quiet Place II Foto: (dok.ist)

Yang paling menarik dari film ini adalah ada dua sekuens dimana John Krasinski menggambarkan teror di tiga lokasi yang berbeda dan ia bisa menyampaikan semuanya dengan mulus, tanpa cacat dan dengan ketegangan yang terjaga.

Para aktor dalam A Quiet Place Part II, seperti film sebelumnya, bermain dengan baik. Emily Blunt bisa menampilkan ketakutan, keputusasaan dan semangat berjuang tanpa usaha. Cillian Murphy yang kebagian jatah untuk menggantikan sosok John Krasinski di film sebelumnya lebih dari kompeten untuk menjadi Emmett.

Bahkan tanpa banyak dialog, semua emosi tersampaikandengan baik. Noah Jupe dan terutama Millicent Simmonds yang kedapatan jatah untuk menjadi fokus di film ini sama sekali tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Percayalah, Anda akan mendukung mereka 100% sepanjang film diputar.

Dengan durasi yang sangat bersahabat (97 menit), A Quiet Place Part II adalah sebuah teror yang tidak ingin Anda lewatkan. Menyaksikan ini di layar bioskop adalah satu-satunya cara untuk memompa adrenalin dengan maksimal. A Quiet Place Part II adalah sebuah sekuel yang memuaskan dan saya tak sabar menyaksikan lanjutannya.

A Quiet Place Part II dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop di Indonesia

Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.



Simak Video "Debut US$ 48 Juta, 'A Quiet Place 2' Pecahkan Rekor Pandemi!"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/doc)