Gakush SMUN 47: Pensi Anti Narkoba
Minggu, 03 Jul 2005 17:09 WIB
Jakarta - Kejadian meledaknya tabung gas seorang tukang balon di pensi SMUN 47 dua tahun lalu, nggak bikin gank asal Tanah Kusir ini kapok bikin acara sejenis. Segala usaha dilakukan biar Gakush tetap bisa terwujud. Termasuk merayu pihak sekolah dan orangtua. Pihak-pihak itu takut kejadian yang sama terulang lagi kalau SMUN 47 bikin pensi.Merayu guru dan orang tua murid nggak segampang yang dibayangin. Setahun lalu, pensi SMUN 47 gagal dibuat karena OSIS tahun itu juga gagal ngerayu sekolah untuk mengeluarkan ijin."Ijin untuk bikin pensi susah banget keluarnya. Kejadian dulu itu termasuk salah satu hal yang bikin pihak sekolah susah kasih ijin. Tapi kita tetep berusaha pertahanin program OSIS yang udah kita buat ini. Syukur bisa kesampaian," cerita Koordinator Acara Gakush, Anjar ke detikhot.Kendala ternyata nggak datang dari urusan ijin sekolah aja. Kata Anjar dia cukup kesulitan untuk nyari anak-anak SMUN 47 yang mau jadi panitia. Hingga beberapa hari sebelum hari-H, Gakush cuma disiapin sama 30 orang anak SMUN 47."Menurut gue pensi ini bisa sukses karena kerja keras 30 orang itu. Gue salut banget sama teman-teman gue itu," tutur Anjar bangga atas hasil kerjas keras ia dan teman-temannya selama berbulan-bulan mempersiapkan Gakush.Meski cuma disiapin sama 30 orang, jangan anggap remeh acara yang diadain Minggu (2/7) di Taman Ria Senayan itu. Sederet bintang tamu berhasil dilobi sama panitia untuk menghibur penonton. Ada The Upstairs dan Netral serta Club 80's yang dua tahun lalu gagal manggung di SMUN 47 karena kejadian meledaknya tabung gas.Gakush SMUN 47 juga nggak cuma berisi hura-hura lho. Mereka mengangkat topik yang lagi hangat-hangatnya didengungkan sama Presiden kita, Soesilo Bambang Yudhoyono. Bareng Yayasan Cahaya Hati Bangsa, sekolah yang sempat jadi sekolah unggulan di Jakarta Selatan itu, ngundang Menko Kesra (Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat) Alwi Shihab plus dua musisi Eton Club 80's dan Andi /Rif untuk ngomongin tentang bahaya narkoba.'Ide ini datang dari Yayasan Cahaya Hati Bangsa. Mereka bilang, pensi selama ini kan selalu komersil sifatnya. Kenapa nggak bikin yang ada sosialnya. Jadilah tema anti narkoba juga kita angkat," ujar Anjar lagi.Sampai akhir acara, tema anti narkoba ini cukup konsisten diangkat panitia. Setiap bintang tamu nggak lupa untuk neriakin himbauan tentang bahaya narkoba ala mereka sendiri. Mulai dari dengan gaya nyeleneh ala Jimmy The Upstairs sampai gaya serius ala Lembu Club 80's.Gakush SMUN 47 ditutup dengan penampilan Eno, Coki dan Bagus yang tergabung di Netral. Sebuah pesan anti narkoba juga didengungkan sama Bagus sang vokalis. Sebagai pamungkas, single andalan dari album terbaru Netral "Putih" yang berjudul "Terbang Tenggelam" bikin penonton asik loncat-loncat bareng.Capek ngerock bareng Netral lewat lagu "Terbang Tenggelam", penonton pun mulai berterbangan dari Taman Ria Senayan. Waktu baru nunjukkin pukul 20.00 WIB. Masih cukup sore untuk sebuah akhir pensi! (eny/)











































