Profil Lisa Marie Presley, Putri Tunggal Elvis yang Meninggal Mendadak

ADVERTISEMENT

Profil Lisa Marie Presley, Putri Tunggal Elvis yang Meninggal Mendadak

Sayyidatus Syarifah - detikHot
Sabtu, 14 Jan 2023 08:42 WIB
BEVERLY HILLS, CALIFORNIA - JANUARY 10: Lisa Marie Presley with Icelandic Glacial at the 80th Annual Golden Globe Awards at The Beverly Hilton on January 10, 2023 in Beverly Hills, California. (Photo by Joe Scarnici/Getty Images for Icelandic Glacial)
Foto: Joe Scarnici/Getty Images for Icelandic Glacial
Jakarta -

Kabar duka kembali menyelimuti industri musik. Penyanyi sekaligus anak dari musisi legendaris, Elvis Presley, yakni Lisa Marie Presley meninggal dunia pada 12 Januari 2023. Lisa Marie Presley diduga meninggal dunia karena serangan jantung.

Sebelumnya, ia sempat dilarikan ke rumah sakit dan mengalami koma akibat henti jantung. Kabar duka tersebut juga telah dikonfirmasi oleh sang Ibu, Priscilla Presley. Berikut adalah profil Lisa Marie Presley.

Lisa Marie Presley merupakan penyanyi dan penulis lagu Amerika, kelahiran 1 Februari 1968. Ia merupakan putri tunggal dari aktor dan musisi legendaris, Elvis Presley. Diketahui, Lisa Marie pernah menikah sebanyak 4 kali. Pernikahan pertamanya yaitu dengan Danny Kenough, mereka menikah pada tahun 1988 dan bercerai di tahun 1994. Gagal dengan Danny Kenough, ia kembali menikah dengan seorang musisi legendaris Michael Jackson di tahun 1994. Pernikahan tersebut tak bertahan lama, mereka pun bercerai pada tahun 1996.

Lisa Marie kembali menikah dengan Nicolas Kandang di tahun 2004 dan lagi-lagi pernikahannya kandas di tahun 2006. Pernikahan terakhirnya adalah dengan Michael Lockwood, mereka menikah pada tahun 2006, namun kembali bercerai di tahun 2021. Lisa Marie memiliki 4 orang anak, di mana dua anaknya adalah hasil pernikahannya dengan Danny Kenough dan dua anak lainnya adalah hasil pernikahannya dengan Michael Lockwood.

Ia memulai debutnya sebagai penyanyi pada tahun 2003 dengan merilis album pertamanya bertajuk To Whom It May Concern. Album debutnya itu sangat sukses hingga mencapai posisi ke-5 di tangga album Billboard 200 dan mendapat sertifikasi Gold Album. Salah satu lagu dalam album tersebut berjudul Lights Out juga berhasil mencapai posisi ke-18 di tangga lagu Billboard Hot Adult 40 dan posisi ke-16 di tangga lagu Inggris.

Elvis Presley and his wife, Priscilla, prepare to leave the hospital with their new daughter, Lisa Marie. Memphis, Tennessee, February 5, 1968.Elvis, Priscilla, dan Lisa Marie saat baru lahir. Foto: Getty Images

Setelah sukses dengan album pertamanya, Lisa Marie kembali merilis album keduanya bertajuk Now What. Album tersebut rilis pada 5 April 2005. Dirty Laundry merupakan lagu milik Don Henley yang direkam ulang oleh Lisa dan menjadi salah satu lagunya yang sukses di album ini. Lagu tersebut berhasil mencapai posisi ke-36 di tangga lagu Billboard 100.

Pada tahun 2007, Lisa Marie merilis versi baru dari lagu In the Ghetto. Sebelumnya, lagu tersebut dirilis oleh ayahnya, Elvis Presley, pada tahun 1969. Dalam versi baru lagu tersebut, Lisa Marie berduet dengan Ayahnya. Lisa bekerja sama dengan sutradara Tony Kaye untuk memfilmkan video In the Ghetto yang menampilkan mendiang ayahnya di New Orleans.

Video tersebut dirilis bersamaan dengan perilisan versi baru dari lagu In The Ghetto. Lagu ini berhasil mencapai no. 1 penjualan di iTunes dan mencapai posisi ke-16 di tangga lagu Bubbling Under Hot 100 milik Billboard. Di tahun 2012, ia kembali merilis album ketiganya bertajuk Storm and Grace. Ada total 11 lagu dalam album tersebut termasuk Over Me, You Ain't Seen Nothin Yet, Weary, dan Close to the Edge. Storm and Grace juga merupakan album studio terakhir Lisa Marie.

Tak sampai disitu, Lisa Marie Presley juga banyak berkontribusi dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Ia merupakan ketua dari The Elvis Presley Charitable Foundation (EPCF) yang memberikan bantuan kepada keluarga tunawisma berupa perumahan tanpa sewa, penitipan anak, konseling karier dan keuangan, dan sebagainya.

Lisa Marie juga tergabung dalam Dream Factory, sebuah yayasan amal yang ada di Hainault. Dalam yayasan tersebut, ia membantu mewujudkan mimpi anak-anak yang menderita sakit parah. Beberapa kegiatan amal lainnya yang pernah ia ikut adalah bekerja sama dengan Grammy Foundation untuk mendukung program musik sekolah dan berpartisipasi dalam Grammy SoundCheck di LA's House of Blues untuk membahas kesempatan karier dengan mahasiswa jurusan musik.

(aay/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT