Rhoma Irama Pernah Manggung Dihujani Batu

Pingkan Anggraini - detikHot
Jumat, 17 Des 2021 16:10 WIB
s
Foto: Rhoma Irama di Synchronize Fest 2018 / Hanif Hawari
Jakarta -

Rhoma Irama yang dikenal sebagai raja dangdut menceritakan keadaannya dahulu saat masih jadi musisi muda.

Jalan yang ditempuh Rhoma Irama rupanya tidak semulus perkiraan orang. Rhoma Irama juga mengalami masa-masa pahitnya dulu.

Bagaimana tidak, Rhoma Irama pernah manggung di tengah konflik penggemar musik dangdut dan rock.

Saat ia manggung, banyak terjadi pertikaian. Bahkan, pelantun lagu Judi ini sempat melihat penggemar musik dangdut dan rock saling lempar batu.

Hal itu terjadi saat Rhoma Irama tengah bernyanyi di panggung. Saat itu Rhoma Irama sedang konser di Bandung, Jawa Barat.

"Saat itu memang sempat ramai, sehingga saya sampai fisik mengalami. Saya show di Bandung, itu kan sarangnya Giant Step, sarangnya rock," ujar Rhoma Irama, dikutip dari channel YouTubenya, Jumat (17/12/2021).

"Itu lapangan Tegalega, Bandung, penuh. Tapi hujan batu," tutur Rhoma Irama lagi, sambil bercerita kepada vokalis God Bless Ahmad Albar.

Saat itu polisi tak berani melerai kisruh yang terjadi. Namun Rhoma Irama memberanikan diri untuk naik ke panggung dan meminta para penonton melanjutkan aksi lempar batunya.

Lalu kisruh tersebut perlahan berhenti. Para penonton yang hadir mulai reda dari amarahnya.

"Polisi aja nggak berani naik. Saya naik, saya bilang 'Lempar terus'", tutur Rhoma Irama.

Usai kisruh tersebut, konflik yang ada pada penggemar musik dangdut dan rock pun masih terus berlanjut. Rhoma Irama bukan orang yang menyatukan kedua kubu itu.

Namun sosok seperti Japto Soerjosoemarno dari Pemuda Pancasila lah yang berhasil menyatukan keduanya.



Simak Video "Rhoma Irama Happy Bisa Gelar Open House Bareng Fans Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/dal)