Round-Up

Kabar Duka Musisi Fawad Andarabi yang Dibunuh Taliban

Tim detikcom - detikHot
Selasa, 31 Agu 2021 21:26 WIB
Fawad Andarabi Penyanyi Afghanistan Dibunuh Taliban, Ini Sosoknya

---

Taliban fighters stand guard in front of the Hamid Karzai International Airport after the U.S. withdrawal in Kabul, Afghanistan, Tuesday, Aug. 31, 2021. The Taliban were in full control of Kabuls international airport on Tuesday, after the last U.S. plane left its runway, marking the end of Americas longest war. (AP Photo/Khwaja Tawfiq Sediqi)
Foto: AP/Khwaja Tawfiq Sediqi
Jakarta -

Musisi asal Afghanistan, Fawad Andarabi, meninggal dunia usai dibunuh Taliban. Insiden tersebut terjadi di lembah Andarabi yang terletak di provinsi Baghlan yang berjarak 100 KM sisi utara Kabul.

Fawad Andarabi adalah penyanyi lagu rakyat yang membawakan lagu-lagu tradisional tentang tempat kelahirannya, bangsanya, dan negaranya. Fawad Andarabi juga memainkan alat musik tradisional bernama ghichak.

Peristiwa pembunuhan tersebut dikabarkan terjadi pada Jumat (27/8). Menurut penuturan Jawad Andarabi, sang anak, pasukan Taliban datang ke rumah mereka dan mencari ayahnya.

"Dia tidak bersalah, dia hanyalah penyanyi yang menghibur orang-orang," ujar sang Jawad dikutip dari Associated Press.

Menurut sang anak, saat Fawad Andarabi dibunuh, ayahnya itu ditembak di bagian kepala. "Mereka (Taliban) menembaknya di kepala di sawah," ungkap sang anak.

Fawad Andarabi dibunuh Taliban memicu keresahan publik. Warga Afghanistan khawatir kebrutalan Taliban di era 1996-2001 lalu kembali lagi. Kala itu, Taliban melarang sebagian besar bentuk musik karena dianggap tidak Islami.

Mantan Menteri Dalam Negeri Afghanistan, Massoud Andarabi, mengecam peristiwa tersebut. Melalui akun Twitter-nya, ia menyebut pembunuhan Fawad Andarabi sebagai bentuk kebrutalan Taliban.

"Hari ini mereka secara brutal membunuh penyanyi lagu rakyat, Fawad Andarabi yang hanya membawa kegembiraan bagi lembah ini dan orang-orangnya," tulis Massoud Andarabi.

Selain itu, pelapor khusus PBB untuk hak budaya, Karima Bennoune, juga berkomentar soal insiden tersebut. Dia sangat prihatin atas pembunuhan Fawad Andarabi.

"Kami menyerukan kepada pemerintah untuk menuntut Taliban menghormati hak asasi artis," ungkapnya.

Sorotan juga datang dari Sekjen Amnesty International, Agnes Callamard. Dia mengecam pembunuhan Fawad Andarabi.

"Ada banyak bukti bahwa Taliban tahun 2021 sama dengan Taliban yang tidak toleran, keras dan represif tahun 2001," cuitnya soal pembunuhan Fawad Andarabi.



Simak Video "Kecaman Eks Menteri soal Pembunuhan Penyanyi Fawad Andarabi oleh Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/srs)