AmPm Gandeng Amanda Yang Rayakan Musim Panas dalam Everyday

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Kamis, 19 Agu 2021 17:30 WIB
AmPm
Foto: dok. AmPm
Jakarta -

Duo produser elektronik asal Jepang, AmPm, merilis single baru berjudul Everyday. Dalam lagu itu, mereka turut berkolaborasi dengan penyanyi pendatang baru, Amanda Yang, yang mereka temukan berkat internet.

Bagi AmPm, Everyday adalah lagu yang mereka buat sebagai bentuk perayaan terhadap musim panas yang saat ini sedang berlangsung di Jepang.

"Karena di Jepang sedang musim panas, kami jadi ingin bikin lagu tentang musim panas. Kami tahu Amanda Yang yang baru debut di Amerika, jadi kami tawari dia. Makanya kami bikin kolaborasi ini untuk merayakan musim panas," ujar personel AmPm dalam konferensi pers virtual, Kamis (19/8/2021).

Uniknya, seluruh penggarapan Everyday dilakukan secara daring (online). AmPm berada di Jepang sedangkan Amanda Yang mengisi bagiannya dari Amerika Serikat.

"Kami menemukan lagu Amanda di layanan streaming dan kami suka sekali sama suara Amanda. Jujur kami belum pernah ketemu secara langsung, semua online. Ini cara bekerja baru bagi kami," ungkap mereka.

Meski Everyday dibuat sebagai bentuk perayaan AmPm terhadap musim panas, tetapi menurut para personel AmPm, lirik dari lagu tersebut terbilang melankolis.

Lirik dari lagu itu ditulis oleh Amanda Yang dan mengibratkan hubungan asmara antar sepasang kekasih layaknya pergantian musim.

"Liriknya dibuat Amanda Yang dia fokus pada perubahan diri di antara laki-laki dan perempuan yang mempengaruhi hubungannya. Seperti perubahan musim, manusia juga memiliki perubahan-perubahan. Tapi seperti halnya karya musik, lagu tetap bebas diartikan seperti apa saja," tutur mereka.

Bersamaan dengan dirilisnya Everyday, AmPm juga melepas kembali lagu yang sebelumnya pernah mereka keluarkan, yakni Travelling Light dan Own This Groove.

Menurut mereka, kedua lagu tersebut memiliki karakteristik yang nyaris serupa dengan yang dimiliki oleh Everyday. Sehingga, ketiga lagu tersebut akan memiliki kecocokan bila dirilis bersama.

"Karena tiga lagu ini pnya nuansa sama dan sama-sama lagu musim panas. Nadanya agak melankolis dan mendayu cocok menandai akhir musim panas dan menyambut musim gugur. Kalau lagi musim panas dengerin lagu ini benar-benar melambangkan musim panas di Jepang," cerita mereka.



Simak Video "Jadi Penyanyi, Anak Ferdy Element Akui Ada Bayang-Bayang Nama Ayahnya"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/wes)