Charly Van Houten Menangis Lihat Satpol PP Hancurkan Ukulele Pengamen

Dicky Ardian - detikHot
Rabu, 09 Jun 2021 16:06 WIB
Charly Van Houten
Foto: Instagram Charly Van Houten
Jakarta -

Video salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pontianak menghancurkan alat musik milik pengamen yang terjaring razia viral di media sosial. Aksi itu langsung menarik perhatian banyak orang.

Charly Van Houten, salah satu musisi yang besar dari mengamen itu pun ikut sedih melihat video tersebut. Ia bahkan mengaku sampai meneteskan air matanya karena aksi petugas itu.

Menurut vokalis grup musik Setia Band tersebut, anggota Satpol PP itu sungguh membuat hati para musisi jalanan tersakiti. Menurutnya ada banyak cara yang lebih elok untuk memberikan teguran.

"Apapun alasannya, sudah menjadi tontonan yang menyakitkan bagi seniman, musisi gitu kan. Apalagi di masa pandemi seperti ini, seniman musisi sedang mati suri gitu," kata Charly Van Houten.

Terus melihat salah satu alat figur sebagai cangkul dari para musisi itu diperlihatkan, dipertontonkan, dihancurkan. Apa nggak ada cara yang lebih tepat gitu?" ia melanjutkan.

Jika memang alat musik itu harus disita, menurut Charly Van Houten tidak kemudian harus dihancurkan. Gitar kecil itu bisa saja disumbangkan ke sanggar agar lebih bermanfaat.

"Kan harusnya nggak seperti itu. Ini yakin menyinggung semuanya gitu. Ini tidak layak sekali, tidak mengedukasi, tidak baik. Bisa aja dirawat gitarnya, dikasih ke sanggar, kalau pun alasannya dua tahun tidak diambil, tidak mesti dihancurkan, dan itu alat musik dan alat seni," katanya.

Charly Van Houten juga berharap peristiwa itu tidak terulang. Menurutnya musisi jalanan tidak selayaknya mendapat perlakuan seperti itu.

Ia juga ingin pemerintah setempat memberikan ruang bagi rekan-rekannya tersebut agar tetap bisa berkarya.

"Karya seni yang tidak ternilai harganya. Jadi bukan hanya ukuran sesederhana itu. Bahwa itu hanya ukulele, gitar, bukan hanya segitu. Semoga ini membuka dorongan menjadi edukasi yang baik," kata Charly Van Houten.

"Bagi pemerintah juga supaya memperhatikan anak-anak jalanan, temen-temen jalanan yang ngamen, dan segala macam memberikan wadah dan ruang. Harusnya pembinaannya bener-bener harus serius gitu lho. Jangan sampai hanya sebatas seperti itu," tutupnya.

(dar/pus)