Pusakata Masukkan Unsur Tradisional Makassar dalam Namamu Kueja Pelan-Pelan

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Rabu, 26 Mei 2021 15:27 WIB
Pusakata
Foto: (dok. Pusakata)
Jakarta -

Pusakata kembali mengeluarkan single keenam yang menjadi bagian dari album Mesin Waktu 2020. Dalam lagu itu, musikus bernama asli Mohammad Istiqamah Djamad itu banyak memasukkan unsur tradisional Bugis-Makassar dalam lagunya.

Unsur tersebut sebelumnya juga pernah dimasukkan oleh Pusakata dalam Di Seberang Sana.

"Pada lagu ini, saya sengaja menggali lebih jauh potensi musikalitas dan pengaruh seni tradisional Bugis-Makassar dalam mengolah rasa dan komposisi. Pemilihan instrumen serta gaya instrumentasi tradisional terasa jauh lebih dalam dihadirkan, setelah sebelumnya juga dimunculkan pada lagu Di Seberang Sana yang memuat kalimat penyemangat khas suku Bugis-Makassar," ujar Pusakata dalam siaran pers yang diterima detikcom.

Bagi Pusakata, memasukkan unsur tradisional dalam lagunya adalah salah satu upaya untuk dirinya bereksplorasi lebih luas dalam musiknya.

"Saya berharap dengan menambahkan unsur daerah asal saya, Bugis-Makassar, akan membawa jiwa serta khasanah musik pada ruang yang lebih luas lagi," ungkap dia.

Dalam penggarapan Kueja Namamu Pelan-Pelan, Pusakata memainkan sendiri hampir semua instrumen dalam lagunya, sebut saja bas, gitar elektrik, gitar akustik, kibor dan synthesizer, udu, kendang, suling, hingga pui-pui, alat musik tiup asal Sulawesi Selatan yang hampir punah.

"Saya ingin mengajak para pendengar lebih jauh terlibat menikmati perjalanan spiritual lewat eksplorasi ini. Semua instrumen saya mainkan sendiri sesuai dengan batas kemampuan, sebagai wujud komitmen saya untuk berkarya dengan jujur," tutur Pusakata.

Untuk menggarap sampul dari lagu tersebut, Pusakata juga menggandeng Anaz, seorang ilustrator asal Ternate.

Kueja Namamu Pelan-Pelan adalah lagu yang berkisah tentang ketulusan mencintai dan mendoakan orang tersebut secara diam-diam.

Bagi Pusakata, Kueja Namamu Pelan-Pelan adalah lagu yang masih memiliki kesinambungan dengan karya-karya yang ditulisnya sebelumnya, yakni Amy, Kucari Kamu, Di Ujung Malam, Kerinduan dan Ruang Tunggu.



Simak Video "Keren! Yuni Shara Nge-jazz di BNI Java Jazz Festival 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dal)