Wawancara Eksklusif

AmPm Buka Alasan Edarkan Lagunya dalam Lelang NFT

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 09 Mei 2021 21:32 WIB
AmPm
AmPm Buka Alasan Edarkan Lagunya dalam Lelang NFT (Foto: dok. Sushi Muzik/ AmPm)
Jakarta -

Dalam dunia kesenian, termasuk musik, sejumlah seniman mulai mengedarkan karyanya melalui lelang NFT (non-fungible tokens) yang merupakan kode digital khusus yang diverifikasi oleh teknologi blockchain.

AmPm salah satunya. Mereka mengeluarkan Intro yang diedarkan secara terbatas melalui lelang NFT. Hanya penawar yang menang yang akan menerima kode untuk bisa mendengarkan lagunya.

Dengan demikian, AmPm sekaligus menjadi artis Jepang pertama yang memasarkan lagunya dengan NFT.

Dalam wawancara virtual dengan detikcom, baru-baru ini, AmPm mengutarakan alasan mereka mengedarkan lagunya lewat cara yang terbilang baru.

Bagi mereka, lelang NFT adalah teknologi baru yang ingin mereka jajal. Mereka sadar, sebagai musisi, mereka juga harus terus mengikuti arus perkembangan zaman.

"NFT, bagi kami juga, terbilang sebagai teknologi baru dan kami ingin mencobanya sebagai contoh. Mungkin dengan kami mencobanya, musisi-musisi lain jadi bisa melihat bagaimana itu bekerja," jelas mereka pada detikcom.

"Lagu yang kami rilis melalui lelang NFT adalah musik yang selalu kami mainkan sejak panggung-panggung awal kami. Itu juga menjadi tantangan bagi kami," terang mereka lagi.

Mereka pun mengatakan selama ini lelang NFT telah digunakan oleh banyak seniman dari berbagai bidang, tidak hanya di musik. Mereka pun selalu membuka kesempatan untuk berkolaborasi lintas bidang dalam berkesenian.

"NFT tidak hanya digunakan untuk musik saja, tapi juga menghubungkan dengan karya seni lainnya. Proyek kami juga tidak hanya tentang musik, kami selalu bekerja dengan seniman lain. Kami rasa itu baik untuk mengenal seniman-seniman lain," kata mereka.

Dalam kesempatan yang sama, detikcom juga menanyakan AmPm mengenai karya musik mereka selanjutnya. Pada Maret 2021 lalu, mereka sempat merilis single bertajuk Tokyo.

Duo asal Jepang itu menjawab, mereka berencana untuk merilis karya musik yang memiliki nuansa seperti Tokyo.

"Kami memiliki rencana untuk membuat sesuatu yang terdengar seperti Tokyo, terdengar sebagai lagu yang cocok untuk berdansa. Kami berencana menggarap lagu dengan seorang penyanyi," beber mereka.

(srs/dar)