Justin Bieber Pemanasan dengan Hold On Sebelum JUSTICE

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Selasa, 02 Mar 2021 15:48 WIB
NEW YORK, NY - DECEMBER 09:  Musician Justin Bieber performs onstage during Z100s Jingle Ball 2016 at Madison Square Garden on December 9, 2016 in New York, New York.  (Photo by Mike Coppola/Getty Images for iHeart)
Justin Bieber. Foto: Getty Images
Jakarta -

Setelah mengumumkan akan merilis album baru berjudul JUSTICE pada 19 Maret 2021, Justin Bieber membagikan berita lainnya pada para penggemarnya. Dia mengabarkan bakal merilis lagu berjudul Hold On pada Jumat, 5 Maret 2021.

Hold On akan menjadi single yang menjembatani album barunya tersebut. Pengumuman tersebut dia bagikan di akun media sosial miliknya, salah satunya di Twitter.

Di akun Twitter-nya, dia mengunggah fotonya tengah menaiki sepeda motor. Dalam kicauan tersebut, dia juga menuliskan, "Hold On. Jumat."

Pada unggahan itu, Justin Bieber juga membubuhkan tautan untuk menyimpan lagunya lebih awal (pre-save).



Sebelumnya, Justin Bieber telah membagikan informasi terkait perilisan albumnya. Dia mengatakan dalam proses penulisan materinya, dirinya bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pada para penggemarnya.

Menurut Justin Bieber, musik adalah salah satu sarana yang efektif untuk mengingatkan pada para pendengarnya bahwa mereka tidak sendirian.

"JUSTICE rilis 19 Maret. Di masa ketika ada banyak hal yang salah dengan planet yang telah rusak in, kita semua menginginkan penyembuhan dan keadilan terhadap manusia. Dalam menciptakan album ini tujuanku adalah untuk membuat musik yang akan menawarkan kenyamanan," tulis dia dalam pengumumannya di Instagram.

Dia melanjutkan, "Untuk membuat lagu yang orang akan bisa terhubung dan terkoneksi pada yang mendengar sehingga mereka merasa tidak sendirian. Penderitaan, ketidakadilan dan rasa sakit dapat membuat kita merasa tidak berdaya. Musik adalah cara yang baik untuk membuat semua orang tidak sendirian."

Selain itu, Justin Bieber juga berkata musik dapat saling menghubungkan satu sama lain. Meski mengaku tidak dapat memperbaiki ketidakadilan hanya dengan musiknya, dia berharap lagu-lagu dalam albumnya dapat menjadi bagian kecil dari orang-orang yang membutuhkan penyembuhan di tengah situasi dunia saat ini.

"Aku tahu bahwa aku tidak bisa langsung memperbaiki ketidakadilan hanya dengan membuat musik tapi aku tahu apabila kita memainkan peran kita untuk memberi hadiah pada planet ini dan kita bisa saling bersatu," ujarnya.

"Ini aku melakukan bagian kecilku. Aku ingin terus membuka percakapan tentang keadilan, maka kita tetap bisa terus melakukan penyembuhan," sambung dia.

JUSTICE akan menjadi album keenam dari Justin Bieber setelah My World (2010), Under the Mistletoe (2011), Believe (2012), Purpose (2015), dan Changes (2020).

Beberapa single dari album tersebut telah dirilis lebih dulu, sebut saja Holy (hasil kolaborasi dengan Chance The Rapper), Lonely (kolaborasi dengan Benny Blanco) dan Anyone.



Simak Video "BLACKPINK Jadi Artis dengan Subscriber YouTube Terbanyak di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/wes)