Tasya Rosmala, Nyanyi Dangdut Sejak SD Dibayar Rp 50 Ribu

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Rabu, 27 Jan 2021 14:38 WIB
Tasya Rosmala, pedangdut baru saingan Via Vallen.
Tasya Rosmala. Foto: Dok. Instagram/tasya_ratu_gopo
Jakarta -

Sebagai penyanyi dangdut, Tasya Rosmala rupanya memiliki perjalanan bermusik yang berliku. Dia bercerita merintis kariernya selama belasan tahun hingga bisa ada di posisi yang ia miliki saat ini.

Dalam konferensi pers virtual JOOX #KataHati Jagoan Lokal, Rabu (27/1/2021), Tasya Rosmala bercerita dirinya telah mulai menggeluti profesinya sebagai penyanyi dangdut sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Tasya Rosmala pun mengingat bayaran pertama yang didapatnya adalah sebesar 50 ribu.

"Kalau dulu kan memang media itu nggak berkembang pesat seperti sekarang, aku mengembangkan karierku by VCD karena kan masih di kampung (halaman). Begitu masuk label, masuk manajemen, mulai masuk digital platform, karena sudah banyak yang mendengar," cerita dia.

Ketika merintis karier sebagai pedangdut, Tasya Rosmala juga bergabung dalam sebuah orkes dangdut bersama para pedangdut lainnya.

"Memang dari dulu aku gabung sama orkes musik dangdut. Karena di kampung memang begitu. Jadi harus bergabung dulu bareng penyanyi-penyanyi lain," kisah dia.

Tasya Rosmala pun bercerita kini industri musik telah banyak berubah. Adanya digitalisasi terbilang membantu penyanyi dangdut dari daerah untuk kemudian dikenal di Jakarta apabila diberikan lebih banyak ruang.

Terutama, menurut Tasya, di kala pandemi ketika panggung langsung sedang tidak dapat dilaksanakan.

"Sebelum pandemi, kalau nyanyi lagu dangdut, di (daerah) Jawa itu kan off air. Karena di sana anak mudanya pada suka dangdut. Tapi sekarang pandemi kan panggung off air nggak boleh, jadi sangat mengandalkan online," tuturnya.

Baru-baru ini, Tasya Rosmala mengeluarkan single berjudul Dudu Jodohmu yang merupakan proyek kolaborasinya dengan layanan streaming JOOX.

Pada kesempatan itu, Tasya Rosmala pun menjelaskan cerita di balik lagu tersebut. "Dudu Jodohmu itu bahasa Jawa artinya Bukan Jodohmu," buka dia.

"Itu kayak satu pasangan yang sebenarnya mereka nggak bisa bersatu, karena ada satu alasan yang nggak bisa bareng-bareng akhirnya mereka berdoa bareng gimana mereka nantinya bisa disatukan oleh takdir," ungkap dia.



Simak Video "Pemerintah akan Buat Sistem Informasi Lagu dan Musik untuk Musisi"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/pus)