Agnez Mo Bicara soal Kunci Sukses Jalani Karier

Prih Prawesti Febrian - detikHot
Selasa, 24 Nov 2020 10:05 WIB
Agnez Mo
Agnez Mo bicara soal kunci sukses berkarier. Foto: ist.
Jakarta -

Siapa sih yang nggak kenal dengan Agnez Mo. Kariernya di dunia musik tentunya sudah tidak diragukan lagi. Kali ini Agnez Mo bicara soal kunci suksesnya dalam menjalani karier selama puluhan tahun.

Salah satu kunci yang terus dipegang teguh Agnez Mo adalah orisinalitas dalam berkarya. Hal tersebut diungkapkan Agnez Mo belum lama ini.

"Banyak orang yang tanya kok bisa 28 tahun berkarya, padahal saya baru 21 tahun (berkarier) Fuel-nya satu: authenticity. Kalau artis seperti saya, mindset-nya nggak cuma revenue," tutur Agnez Mo di acara Indonesia Entertainment Outlook 2021 yang diselenggarakan secara virtual oleh Eventori pada Senin (23/11/2020).

"Jadi kepuasan yang kita punya bukan cuma dari uang, bukan cuma dari income walau itu big part of it. Tapi bagaimana kita produce art yang autentik. Puji Tuhan saya punya keluarga yang mendukung art saya yang autentik. Authenticity itu come from within," sambungnya lagi.

Agnez Mo juga menambahkan terkadang sebagai seorang musisi dituntut untuk menciptakan pasar sendiri.

"Kadang kita harus make your own market. If you can't join them, make your own. Itu yang selalu saya terapkan. Berusaha jadi trend setter," jelas Agnez Mo lagi.

Dalam kesempatan itu, Agnez Mo juga sempat mengenang saat karier Lady Gaga mulai naik. Kala itu, Agnez sempat ingin mengikuti musik seperti Lady Gaga.

Tapi ternyata hal tersebut tidak bisa dilakukannya. Karena menurut Agnez Mo musik yang dibawakan Lady Gaga bukan jenis yang diinginkan olehnya.

"Pada 2011, yang ada di pikiran saya, Lady Gaga can be Lady Gaga karena dia ciptakan marketnya sendiri. Saat itu dance music belum ada, semuanya pop atau rock. Balik lagi, just make your own market. Susah tapi bisa," beber Agnez Mo.

Saat memulai kariernya di Amerika, Agnez Mo pun bersyukur karena diberikan keleluasaan untuk memilih lagu yang dia suka. Saat itu, Agnez merasa sangat dihargai.

"Itu yang dihargai di sana (industri musik internasional). Waktu saya bilang no, that's not me, i don't like this one. Mereka justru sangat appreciate karena mereka mikir this is an artist yang tahu yang dia mau. Bukan yang artis yang didandani kayak barbie doll," tutup Agnez Mo.



Simak Video "Agnez Mo Sempat Alami Gangguan Kecemasan karena Ulah Haters"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/dar)