Sivia Azizah dan Mantra Cinta yang Rangkum Proses Pendewasaannya

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 13 Sep 2020 17:40 WIB
Sivia Azizah
Foto: (Agra Suseno/Istimewa)
Jakarta -

Sivia Azizah memiliki berbagai tahap dalam kehidupan dan kariernya. Mulanya, kita mengenal dia sebagai penyanyi cilik jebolan ajang pencarian bakat.

Fase itu kemudian berganti, dirinya bertransformasi menjadi Sivia yang merupakan seorang personel girlband.

Proses Sivia Azizah mencari apa yang benar-benar dia inginkan hingga akhirnya dia menemukan dirinya kembali ia rangkum dalam album perdananya yang bertajuk Love Spells.

Judul Love Spells dipilih karena judul itu dianggap mewakili apa yang dia lewati dalam proses pencarian dan pendewasaannya.

Baginya dalam melewati berbagai tahap dalam dirinya, semua orang memiliki mantranya masing-masing, dari situlah frasa Love Spells dia temukan dan ia pilih sebagai judul album sekaligus single.

"Sebenernya album Love Spells ini menceritakan proses pendewasaan aku. Proses pendewasaan itu kan bisa dari macem-macem, dari putus cinta, galau karier, pertemanan dan segala macem, itu yang bikin aku ingin berbagi, proses gue tuh kayak gini, apakah lo mengalami proses yang sama?" ujar dia dalam wawancara dengan detikcom, baru-baru ini.

Album tersebut dia garap dalam jangka waktu satu tahun. Ada sembilan lagu yang masuk dalam album itu.

Semuanya dia tulis berdasarkan apa yang dia rasakan selama beberapa tahun terakhir. Sebelum memutuskan untuk melanjutkan karier bernyanyinya di jalur solo, Sivia memang sempat mengambil jeda di musik selama dua tahun.

Dalam jangka waktu dua tahun itu, dirinya mencoba berbagai profesi lain, mulai dari penyiar radio hingga fashion influencer.

Dari proses pencarian itu, dirinya menemukan musik seperti apa yang dia ingin untuk ciptakan dan nyanyikan.

Sivia mengatakan, dalam Love Spells, dia menceritakan kisah tersebut fase demi fase secara berurutan. Dia mengatakan albumnya sengaja ia buat layaknya buku cerita mengenai prosesnya.

"Aku nyicil-nyicil (menulis lagu). Jadi apapun yang aku rasain, aku tulis, terus baru aku urutin. Jadi selama setahun aku full ngurusin lirik terus musiknya masing-masing. Karena aku kan menceritakan soal proses, jadi (urutan lagu) ngikutin proses aku," ceritanya.

Pada proses penggarapannya, Sivia Azizah melibatkan empat produser, yakni Petra Sihombing, Iwan Popo, Asta Andoko (RAN) dan Handy (Soulvibe).

Dia sengaja memilih empat nama tersebut karena untuk album pertamanya, dia ingin mengeksplorasi warna musiknya.

(srs/aay)