Gegara Didi Kempot, Patah Hati Zaman Ini Bisa Ubah Negara

Dicky Ardian - detikHot
Selasa, 05 Mei 2020 10:14 WIB
Didi Kempot Goyang Ribuan Sobat Ambyar Banyuwangi
Didi Kempot (Ardian Fanani/detikcom)
Jakarta -

Demonstrasi yang terjadi pada 24 September 2019 di Jakarta begitu menyita banyak perhatian. Fokus juga tertuju pada barisan sakit hati yang ikut bisa mengubah negara.

Dari banyaknya poster yang dibuat untuk membantu menyuarakan pendapat, beberapa di antaranya viral. Salah satunya adalah barisan sakit hati alias Sad Boys, yang dikenal sebagai penggemar musik Didi Kempot.

Mereka bahkan menuliskan salah satu judul lagu milik Godfather of Broken Heart tersebut, 'Cidro'. Lagu itu memang punya lirik patah hati karena dikhianati.

Jalan cerita yang dirasa mirip oleh para Sad Boys kemudian diangkat. Mereka juga menuliskan beberapa kata yang ada di lirik lagu itu.

"Janji, tegane koe ngapusi. Ambyar Jok!" tulisnya dalam selembar kain banner berwarna putih.

Tidak hanya itu, bahkan banyaknya barisan sakit hati di tengah massa aksi itu juga dipuji oleh banyak orang. Netizen ikut memberikan apresiasi terhadap kerelaan mereka turun ke jalan.

"Sad Boys dominan pas demo kemarin.. respect buat sadboys.." tulis Rizqi Syafruddin di Twitter.

Penyanyi campursari Didi Kempot dikabarkan meninggal dunia. Penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo itu meninggal di RS Kasih Ibu, Solo.

Hal tersebut dibenarkan Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez. Lord Didi, julukannya, meninggal pagi ini, Selasa (5/5/2020) pukul 07.45 WIB.

"Betul, meninggal pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga," ujar Divan kepada detikcom.

Tonton juga video: "Didi Kempot Meninggal Dunia, Dengarkan Lagi Lagu-lagunya"

[Gambas:Video 20detik]

(dar/dar)