detikHot

music

Lagu Milik Lady Gaga dan Ariana Grande Dinilai Ofensif di Singapura

Minggu, 07 Apr 2019 13:41 WIB Dicky Ardian - detikHot
Foto: Neilson Barnard/Getty Images for Daily Front Row Foto: Neilson Barnard/Getty Images for Daily Front Row
Jakarta - Singapura termasuk negara yang memiliki aturan cukup ketat soal ujaran publik di media. Bahkan ada lagu yang di negara lain terdengar biasa saja, tapi dinilai bermuatan lirik yang ofensif.

Pernyataan itu disampaikan oleh K Shanmugam, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum Singapura. Penilaian tersebut muncul tak lama setelah konser band black metal asal Swedia, Watain, yang dinilai merendahkan agama dan menganjurkan melakukan kekerasan.



Dikutip dari Reuters, Chen Show Mao sebagai oposisi mengunggah sebuah foto berisi pernyataan Shanmugam dengan judul 'Pelajaran Hari Ini. Di dalamnya terdapat pernyataan tentang pembatasan ujaran kebencian.

Ada tiga lagu dari tiga musisi ternama di dalamnya. Seperti 'Judas' Lady Gaga, 'God is A Woman' Ariana Grande, dan 'Take Me to Church' Hozier.

Meski begitu, Shanmugam mengungkapkan dirinya hanya memberikan referensi saja. Ia memastikan ketiga lagu tersebut tidak dilarang untuk diputar di Singapura.

"Tidak berarti semua lagu itu dilarang, hanya bagi sebagian orang lagu itu bisa menyakiti," ujarnya di Facebook.


(dar/tia)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed