DetikHot

music

Hindari Kebuntuan, Alex Turner Ganti Gitar dengan Piano

Sabtu, 12 Mei 2018 13:13 WIB  ·   Dyah Paramita Saraswati - detikHOT
Hindari Kebuntuan, Alex Turner Ganti Gitar dengan Piano Alex Turner (tengah) Foto: Jason Merritt
Jakarta - Pentolan Arctic Monkeys, Alex Turner, mengatakan dirinya sempat mengalami kebuntuan dalam menulis lagu atau yang kerap disebut writer's block. Hal tersebut menyebabkan jarak antara album 'AM' (2013) dan album barunya terpaut waktu yang cukup lama.

Ia mengatakan, dirinya kini mengganti gitar yang biasa ia mainkan dengan piano untuk album barunya yang bertajuk 'Tranquility Base Hotel + Casino'.

"Gitarku telah kehilangan kebisaannya untuk memberikanku ide. Tiap kali aku duduk dengan gitarku, aku selalu curiga ke mana aku akan dibawanya. Lalu munculah ide, mungkin ini akan menjadi berbeda dengan apa yang aku rasakan bila duduk di depan piano," tuturnya dalam wawancara dengan BBC Radio 1, dikutip dari NME, Sabtu (12/5/2018).


[Gambas:Instagram]



Pada wawancara lainnya dengan Beats 1, musisi asal Inggris ini memang mengatakan, ia sempat merasa kesulitan dalam menulis lagu. Ia mengaku bahwa di masa tersebut, menulis lagu tak semudah ketika ia membuat lagu-lagu untuk album terdahulunya. Ia pun mencoba membangkitkan semangatnya yang dulu untuk menulis lagu.

"Ada kalinya ketika aku duduk di tempat tidurku di rumah Ibuku, mencoba memainkan gitar akustikku seperti apa yang aku lakukan untuk rilisan pertamaku. Aku tidak ingat berapa lama aku menggarapnya, namun rasanya semua rampung dalam satu minggu. Aku tidak perlu menemukan jalan keluar untuk menuntaskan ideku (kala itu)," kenangnya.

"Dan saat ini, ini seperti yang aku lakukan dan pekerjaanku adalah untuk mencari jalan bagaimana diriku dapat menemukan sebuah ide yang harus aku ikuti," tambahnya.

Beruntung dirinya akhirnya keluar dari permasalahan tersebut. Arctic Monkeys pun merilis 'Tranquility Base Hotel + Casino' kemarin, Jumat (11/5). Album itu lebih dulu rilis di Spotify.

Warna band yang awalnya lebih kental dengan genre paduan post punk dan rock n roll itu semakin penuh nuansa psikedelik mendayu-dayu.

Menurut Alex Turner, album tersebut berangkat dari sejumlah film yang ia tonton dan buku yang ia baca. Ia mengeksplorasi ide mengenai ruang angkasa, mesin waktu, dan hal-hal yang kerap ada di dalam cerita science fiction lainnya.

"Aku rasa aku memulainya dengan ide dari cerita science fiction dan semesta yang diciptakan di dalamnya atau ide dari berkelana ke luar angkasa, mesin waktu, atau apapun itu," katanya.

"Aku merasa tertarik dengan ide tersebut dan merasa harus membuat lagu mengenai hal itu. AKu tak bisa membendung diriku, selalu ada referensi muncul dalam setiap 20 detik. Tapi saya hanya manusia biasa," tuturnya.

Soal gear gitarnya, Alex Turner terbiasa dan gemar menggunakan gitar dari Fender layaknya Jazzmaster, Stratocaster sampai Bronco. Brand lain terakhir yang mulai gemar ia gunakan adalah Les Paul dari Gibson.
(srs/kmb)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed