Seperti diketahui sebelumnya, tingkat kejahatan di Jakarta memang cukup besar. Belum lagi, baru-baru ini di Jakarta ada demo besar yang membuat keamanan kota terganggu.
Kabarnya hal itu yang membuat Coldplay enggan datang ke Jakarta. Setidaknya mereka juga punya kriteria atas destinasi yang akan dikunjunginya, mengingat Indonesia begitu jauh dari kampung halaman mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benar saja, ketika ada tawaran untuk bisa tampil di negara lain, pihak Coldplay langsung menilainya. Seberapa kondusif negara tersebut?
Belum lagi Chris Martin Cs juga tidak mau acaranya sepi-sepi saja. Setidaknya minimal ada 40 ribu orang yang mau menyaksikan aksinya di panggung.
"Minimum requirements yang diminta Coldplay adalah mereka bermain di depan penonton yang nggak kurang dari 40 ribu orang," ujar sumber itu.
Foto: Kevin Winter/Getty Images |
Jika Coldplay harus menggelar konsernya di MEIS Ancol ataupun SICC Sentul pun tidak mungkin sehari. Setidaknya butuh empat hari agar angka tersebut bisa terpenuhi.
Tidak hanya itu, sebagai band besar, Coldplay juga mau penampilannya tidak biasa. Efek-efek api yang sulit dan berbagai macam gimmick harus dituruti promotor.
"Pernah nonton konser Coldplay di Youtube? Nah pilih satu konser yang paling wow, mereka mau yang kayak gitu," ujar sumber tersebut.
Tapi untuk mendatangkan Coldplay ke Jakarta memang bukan tidak mungkin. Meski kecil, peluang itu tetap ada.
India dengan berbagai polemik di negaranya pun bisa menarik band yang lahir sejak 1996 itu. Mereka sudah membuktikannya pada akhir pekan kemarin.
Apalagi jika hanya soal efek api dan gimmick yang kayaknya tak lagi sulit. Indonesia sudah membuktikannya. (dar/nu2)












































Foto: Kevin Winter/Getty Images