Konser βPanggung Sandiwaraβ God Bless dimulai tepat waktu pukul 20.30 WIB di Ciputra Artpreneur Theater, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2015) malam. Tapi karena panitia kurang kordinasi, pewarta baru bisa melihat penampilan Achmad Albar cs pada lagu ke-5 berjudul 'Anak Adam'.
Tidak tahu pasti bagaimana suasana pembuka konser, tapi sepertinya para rocker gaek itu mampu memanaskan sekitar 1000 lebih penonton. 'Kepada Perang', 'Bla Bla Bla', 'Menjilat Matahari', 'Selamat Pagi Indonesia' menjadi empat lagu pertama yang menghentak.
Meskipun terlihat sederhana, dari panggung konser keluar suara yang menggelegar. Apalagi ketika Eet Sjahranie memanaskan panggung dengan kemunculan mendadak di tengah barisan penonton. Distoris super nyaring berbunyi dari gitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya hits 'Bis Kota' dipilih untuk bernostalgia. Ribuan orang bernyanyi, tua dan muda becampur jadi satu suara. Ditambah lagi lagu sulit lainnya berjudul 'Musisi'. Teriakan terdengar nyaring dari bangku penonton menandakan kepuasan.
Maria Calista dengan anggung menaiki panggung. Distorsi pun memudar, Ian Antono, Donny Fatah dan Abadi Soesman berganti baju putih, khusus untuk lagu berjudul 'Pudar' yang sedang dimainkan. Selanjutnya, babak akustik God Bless dimulai, 'Balada Sejuta Wajah' dan 'Syair Kehidupan' mengalun khidmat diiringi orkestra.
Berturut-turut 'Cermin', 'Aku Harus Jadi Superstar' dan hits 'Kehidupan' mengguncang konser 'Panggung Sandiwara'. Bersama Eet Sjahranie yang liar di atas panggung, penampilan God Bless semakin hidup. Usia tampaknya sama sekali tidak menjadi halangan, meskipun beberapa kali terlihat Achmad Albar berjalan gontai usai bernyanyi.
Setelah dipotong sebentar oleh promotor konser 'Panggung Sandiwara' Helmi Yahya, God Bless memulai lagi repertoarnya. Mega hits 'Semut Hitam' membuat penonton yang dari tadi duduk manis satu per satu mulai berloncatan seraya bertepuk tangan.
Sampailah pada puncaknya, 'Rumah Kita' dan 'Panggung Sandiwara' menjadi suguhan terakhir. Klimaks pun terasa dalam konser 42 tahun God Bless berkarya. Membawa nostalgia kejayaan musik rock nasional.
(mif/ich)











































