Ustaz Solmed Bukan SAM Terduga Pelaku Pelecehan, Konten Fitnah Salah Sasaran

Ustaz Solmed Bukan SAM Terduga Pelaku Pelecehan, Konten Fitnah Salah Sasaran

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 17 Mar 2026 14:05 WIB
ustaz solmed
Ustaz Solmed jadi korban salah sasaran netizen terkait pendakwah SAM dipolisikan. Foto: Hanif Hawari
Jakarta -

Nama Ustaz Soleh Mahmud atau yang dikenal sebagai Ustaz Solmed, sempat dikaitkan dengan seorang pendakwah berinisial SAM yang dipolisikan terkait dugaan pelecehan seksual. Solmed menegaskan jadi korban salah sasaran hujatan netizen.

Solmed menjelaskan banyak orang keliru mengira inisial SAM merujuk pada dirinya. Ia mengatakan, dugaan itu muncul karena sebagian orang mengira nama lengkapnya memiliki unsur nama Ahmad.

"Jadi SAM itu bukan saya. Jadi mereka itu salah menduga, dipikir SAM saya. Dipikir nama saya itu Soleh Ahmad Mahmud. Sejak kapan nama saya ada Ahmad-nya? Akhirnya saya memberikan klarifikasi, nama saya itu Sholeh Mahmoed Munawir," kata Ustaz Soleh Mahmud di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Solmed mengungkapkan, pelapor dalam kasus tersebut sempat menghubunginya melalui telepon untuk mengonfirmasi bahwa SAM yang dimaksud bukan dirinya.

ADVERTISEMENT

"Malam harinya pelapor itu menelepon saya kalau SAM itu memang bukan saya, dan dia sebut SAM itu siapa. Saya tahu siapa yang dimaksud dengan SAM," ungkapnya.

Meski namanya sempat terseret, Solmed mengaku tidak merasa dirugikan secara pribadi. Namun, ia merasa perlu memberikan klarifikasi agar fitnah yang beredar tidak terus berkembang.

"Saya gak merasa rugi karena gak tahu apa yang dirugikan ya. Kecuali saya harus menyampaikan klarifikasi, karena apa pun bentuk fitnah harus dibantah ketika itu memang tidak kita lakukan," ujarnya.

Ia juga mengaku sempat menerima banyak komentar di media sosial setelah isu tersebut beredar. Menurutnya, komentar-komentar itu muncul karena adanya konten yang dianggap memfitnah dirinya.

"Iya justru itu karena ada konten fitnah yang sengaja dibuat untuk menyudutkan saya, akhirnya komen banyak masuk ke saya. Tapi begitu saya klarifikasi, mereka justru komentar-komentar itu meminta maaf. Bahkan ada yang bilang, 'Waduh salah lapak nih, kita putar balik yuk'. Nah, itu menandakan bahwa mereka sudah tertipu oleh konten fitnah sehingga mereka nyasar ke IG saya," tegasnya.




(fbr/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads