Puisi Widji Thukul di Album Kecil Musikimia

Puisi Widji Thukul di Album Kecil Musikimia

M Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Selasa, 03 Des 2013 10:29 WIB
Puisi Widji Thukul di Album Kecil Musikimia
Musikimia (Akew/detikHOT)
Jakarta - Di antara lima lagu bernapaskan rasa cinta Tanah Air di album barunya yang bertajuk, 'Indonesia Adalah...', Musikimia juga menyelipkan tiga puisi indah bertemakan sama. Salah satunya milik penyair Widji Thukul.

"Di lagu 'Merdeka Sampai Mati' itu kita selipkan dua puisi milik Widji Thukul. Judulnya 'Sajak Suara' dan 'Peringatan'," cerita vokalis Fadly saat peluncuran album Musikimia di Kantor Sony Music, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2013).

"Karena ceritanya tentang perjuangan dan nggak boleh menyerah pada keadaan. Dan pusisi Widji Thukul itu pas sekali," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya satu lagu, lagu lainnya berjudul 'Tanah Airku' ada sebuah puisi tanpa judul milik seorang anak SMP di Kota Cirebon. Kok bisa?

"Jadi, Fadly itu suka banget sama satu puisi yang ketemu di internet. Cuma ada petunjuk namanya doang, Haris Rahmat Nugraha," ungkap Yoyo mengawali ceritanya.

"Akhirnya kita minta tim buat lacak itu siapa dan di mana. Ternyata ketemu, punya murid salah satu SMP di Cirebon. Kita telfon sekolahnya dan minta izin ke anaknya," tandasnya.

Lagu-lagu penuh semangat nasionalis sengaja diangakt Musikimia bukan untuk menggurui namun lebih kepada menunjukkan dan membagi pada penikmat musik, Indonesia versi mereka.

"Indonesia adalah kampung yang membesarkan saya dan harus dibela," cetus Yoyo.

"Indonesia adalah super power dunia apabila bisa selalu berpikir positif. Saat ini terlalu banyak yang menunjukkan negatif daripada yang positif," sambung Rindra dan Stephan bergantian.

'Indonesia Adalah...' tak cuma dirilis dalam bentuk CD tapi juga DVD yang berisi dua video klip untuk lagu 'Apakah Harus Seperti Ini' dan Kolam Susu'. Serta beberapa rangkuman 'footage' dalam judul 'Sewarsa Senyawa'.

(hap/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads