Tapi, kini Jikustik telah berubah. Kata 'cinta' dengan eksplisit mulai bertebaran di lagu-lagu mereka. Sebelumnya, dari album perdana hingga ke-8, kata cinta tak pernah ada dalam judul ataupun lirik karya-karya Jikustik.
Namun, kini band asal Yogyakarta itu hadir dengan formasi baru. Brian (vokal), Dadik (gitar), Icha (bas), Adit (kibord) dan Carlo (drum). Mereka pun membuat karya baru yang berbeda dari segi lirik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cinta memang selalu dan akan terus menjadi tema yang tak pernah habis dieksplorasi oleh para personel Jikustik. Menurut mereka, cinta tidak pernah basi untuk dibahas.
"Masih akan selalu cinta biar kita didengerin. Sekarang mau bicara apa? Bicara politik, kita nggak paham. Bicara lingkungan hidup, apalagi! Itu sudah ada porsinya masing-masing. Jikustik biarkan jadi Jikustik," tutur Adit.
Album ke-9 Jikustik, 'Kembali Indah' rencananya dirilis akhir Oktober 2011 di bawah label Seven Music. Sudah ada dua single yang dirilis yaitu 'Untuk Cinta' dan 'Pujaan Hatiku'.
Lepas dari bayangan Pongki ternyata sempat dirasa tak mudah bagi Jikustik. Tapi setelah semua ditelaah dan waktu berjalan, Jikustik sudah menemukan formula untuk mereka sendiri.
"Lama-kelamaan kita pikir yang bikin musik juga kita. Pongki hanya memberi lagu mentah. Kenapa dulu kita lebih banyak milih lagu Pongki, waktu itu karena dia menciptakan lagu yang akan dia nyanyiin sendiri. Dia lebih tahu," jelas Icha.
Brian memberikan satu suntikan semangat yang besar pada Jikustik, begitu juga dengan para Jikustikan (sebutan untuk penggemar Jikustik). Apalagi banyak Jikustikan baru bermunculan setelah Brian masuk.
(yla/mmu)











































