Takut Goyang Erotis, Inul Ditolak Ormas Malaysia

Takut Goyang Erotis, Inul Ditolak Ormas Malaysia

- detikHot
Minggu, 16 Agu 2009 16:48 WIB
Takut Goyang Erotis, Inul Ditolak Ormas Malaysia
Jakarta - Inul Daratista dipastikan ngebor di Malaysia saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, namun ia terus dihujani penolakan. Inul ditakutkan akan bergoyang erotis di depan masyarakat Indonesia dan Malaysia.

Salah satu ormas yang menolak kedatangan Inul adalah Muhammadiyah di Malaysia. Mereka menuding Inul akan mengurangi khidmat perayaan kemerdekaan Indonesia dengan goyang ngebornya.

"Pak Dubes juga sudah mewanti-wanti betul supaya Inul silakan menghibur tapi harus profesional sebagai entertainer tanpa harus menunjukan erotis," ujar Ketua Umum PCI Muhammadiyah-Kuala Lumpur (PCIM KL), Prof Dr M Akhyar Adnan dalam rilis yang diterima detikhot, Minggu (16/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PCIM KL telah menyampaikan himbauannya terhadap pihak KBRI soal keberatan atas kehadiran Inul untuk ngebor di KBRI Malaysia. Pihak panitia penyelenggara pun sudah memberikan jawaban. Katanya sebagian besar masyarakat Indonesia lah yang mengharapkan kehadiran Inul. Namun PCIM KL tetap ingin kehadiran ibu satu anak itu dibatalkan.

"Pengurus PCIM KL menyatakan keberatan atas rencana pementasan Inul Daratista pada acara peringatan HUT RI tersebut dan meminta pihak KBRI untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut, membatalkannya dan menggantinyaΒ  dengan materi hiburan yang lebih mencerminkan rasa khidmat dan syukur kita atas karunia kemerdekaan dan yang dapat meningkatkan kesadaran sosial, martabat kebangsaan dan integritas moral warga Indonesia di Malaysia," cetusnya.

Minister Counsellor Pensosbud KBRI Widyarka Ryananta menanggapi, penampilan Inul hanyalah salah satu dari banyak kegiatan perwakilan Indonesia di Malaysia. "Jangan hanya Inul yang disoroti, seolah-olah KBRI tidak berikan hiburan yang edukatif," kata dia.

Dia membeberkan, selain penampilan Inul, peringatan HUT RI ke-64 yang akan dilangsungkan di kediaman Dubes RI Dai Bachtiar di Wisma Duta juga akan dimeriahkan penampilan tiga kelompok band perwakilan dari PPI-Malaysia, Tari Saman dari Aceh, dan persembahan tari tradisional lainnya yang akan dibawakan pelajar-pelajar Indonesia dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK).

Widyarka juga menjelaskan dalam memperingati HUT ke-64 Kemerdekaan RI, KBRI memiliki banyak kegiatan. Mulai dari acara keluarga yang dihadiri warga Indonesia di Kuala Lumpur dan sekitarnya sampai kegiatan jalan sehat, senam pagi, dan berbagai pertandingan. Kemudian kunjungan ke WNI yang sedang ditahan di seluruh penjara Malaysia dan kunjungan ke anak-anak yatim Bugis yang tidak memiliki akses pendidikan.

"Pak Dubes juga sudah mewanti-wanti betul supaya Inul silakan menghibur tapi harus profesional sebagai entertainer tanpa harus menunjukan erotis," pungkasnya.

Inul dipastikan mengisi hiburan usai upacara peringatan HUT RI ke 63 di Wisma Duta KBRI Kuala Lumpur, Senin 17 Agustus 2009. Inul juga mengisi hiburan pada peringatan HUT RI ke-63 tahun lalu di tempat yang sama. (ebi/ebi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads