Walau Inul tidak pernah menyebut langsung pihak-pihak yang memerasnya, Deddy Dores, yang merasa sejumlah lagunya dibajak, membantah pernah memeras Inul.
"Angka 600 juta sampai 5 miliar yang dianggap pemerasan itu tidak benar. Karena saya saja belum pernah ketemu dengan Inul, mungkin Bang Andar (Situmorang-red) beranggapan kalau begini caranya sudah melanggar hak cipta, kita bisa saja nuntut 600 juta sampai 5 miliar," jelas Deddy saat ditemui di kafe Tee Box, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2008) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pria yang gemar berkacamata gelap itu, PT Kodi lah yang menjual mesin-mesin karaoke ke Inul Vista. Tapi berapa banyak lagu yang terpasang pada mesin-mesin karaoke yang telah dijual tidak pernah dipertanggungjawabkan.
"Kita kan nggak pernah tahu berapa banyak lagu kita yang diputar dalam sehari, seminggu, sebulan atau setahun," tutur Deddy gemas.
(fjr/yla)











































