"Buat kita sih terserah aja mau dibilang apa," ujar Dicky sang gitaris ditemui di MU Cafe, Sarinah, Rabu (13/5/2009).
Band yang digawangi Sunu, Dicky, Yudee, Wok, Stey dan Yogi ituΒ tetap menyebut musik mereka bergenre pop. Tapi Matta punya opini sendiri tentang pandangan miring masyarakat tentang genre musik tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini Matta merilis album keduanya yang diberi tajuk 'PerMatta'. Mereka menjagokan lagu 'Ada yang Marah' bernuansa pop reggae sebagai hits pembuka.
(yla/eny)











































