Artis Erick Estrada meluncurkan karya terbaru. Bukan sebagai pemain, kali ini dirinya menjadi sutradara untuk sebuah film berjudul Napi: Pesan Dari Dalam.
Bintang film Srimulat: Hidup Memang Komedi itu menggarap film pendek terkait para narapidana di Rutan Surakarta. Proyek itu dikatakan dipimpin langsung olehnya bersama Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa, Ki Agung Bakar Setiyoko, dan Director of Photography (DOP) oleh Andi Jaff.
Erick Estrada menyebut Napi: Pesan Dari Dalam bukan sekadar hiburan. Ia memberikan sebuah makna spesial di dalamnya yakni rutan bukan sekadar tempat hukuman, melainkan ruang untuk memanusiakan manusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sini seluruh pemerannya adalah warga binaan Rutan Surakarta yang dibimbing langsung oleh seniman lokal dari Kota Surakarta. Dalam film diperlihatkan berbagai pelatihan keterampilan di rutan, seperti membatik, perbengkelan, hingga meracik kopi," ujarnya saat dihubungi, Rabu (6/5/2026).
Baca juga: Cara Erick Estrada Majukan UMKM Solo |
Erick sendiri terkejut para napi begitu serius mempelajari akting dan dunia film. Ia juga senang berbagi ilmu ke mereka.
"Saya melihat ada peluang yang luar biasa ketika seorang napi yang mempunyai keresahan terkurung, bosen, itu ketika diberi kebebasan dalam arti kebebasan berkarya seperti berakting itu akan sangat luar biasa. Di sini saya sekaligus kasih pelatihan public speaking, terus caranya menjadi influencer gimana, agar ketika mereka bebas nanti gak malu untuk mendaftar pekerjaan karena background napi, sanksi sosial, cari SKCK susah," tuturnya.
Erick Estrada punya tujuan mulia di balik pembuatan film Napi: Pesan Dari Dalam. Ia juga terus menggalakkan semangat para napi untuk terus berjuang.
"Intinya pesan dari dalam yang aku ambil dari keresahanku adalah mantan napi ketika keluar dari rutan atau lapas harus menciptakan lapangan pekerjaan. Dari warga binaan bisa mandiri secara ekonomi, peluang itu nyata," katanya.
(mau/aay)











































