Spekulasi Hubungan Marilyn Monroe dan JFK yang Bikin Heboh di Blonde

ADVERTISEMENT

Spekulasi Hubungan Marilyn Monroe dan JFK yang Bikin Heboh di Blonde

Asep Syaifullah - detikHot
Selasa, 01 Nov 2022 14:09 WIB
NEW YORK - OCTOBER 11:  A Marilyn Monroe snapshot and signed model release are displayed at a press preview for an auction of celebrity memorabilia October 11, 2005 in New York City. Juliens Auctions is offering over 250 lots of celebrity memorabilia from the likes of John Lennon, Marilyn Monroe, Charlie Chaplin and Harry Houdini.  (Photo by Mario Tama/Getty Images)
Foto lama Marilyn Monroe. Dok. Getty Images
Jakarta -

Penggambaran adegan antara Marilyn Monroe (Ana de Armas) dan John F Kennedy (Caspar Phillipson) mengundang perhatian para penonton dan netizen. Rata-rata di antara mereka menghujat sang kreator serta sang aktris, karena membuat adegan yang begitu memilukan dan menyiksa batin mereka.

Tak hanya itu saja, bahkan ada pula netizen yang menyarankan anggota keluarga sang presiden untuk menuntut Netflix serta seluruh pihak yang terlibat pada proyek itu, karena memberikan gambaran buruk dari JFK. Lantas seperti apa sebenarnya hubungan antara Monroe dan JFK?

Dalam tulisan James Spada (penulis Monroe: Her Life in Pictures), sang aktris bertemu dengan JFK pada 1954 setelah diperkenalkan oleh Peter Lawford, aktor yang juga ipar dari sang presiden. Ada beberapa jejak foto dari pertemuan keduanya itu, namun sangatlah langka.

Hanya ada sebuah foto yang diketahui publik saat Monroe, JFK dan Robert Kennedy tengah berbincang bersama yang diambil oleh Cecil William Stoughton, fotografer Gedung Putih. Gambar itu diambil saat mereka mengadakan pertemuaan dan pesta yang diselenggarakan oleh pebisnis di Hollywood, Arthur B Krim, di New York.

Hingga saat ini pun ada banyak sekali spekulasi yang melingkupi kehidupan Marilyn Monroe, termasuk hubungannya dengan Kennedy bersaudara. Namun dalam sebuah wawancara, Spada mengatakan cukup yakin ada sesuatu yang spesial di antara mereka.

"Sungguh jelas jika Marilyn memiliki hubungan seksual dengan keduanya, Bobby (Robert Kennedy) dan Jack (John F Kennedy)," ujar Spada kepada People.

Penulis Marilyn Monroe: The Biography, Donald Spoto, pun mengatakan ada empat pertemuan antara Monroe dan JFK yang dilakukan sejak Oktober 1961 hingga Agustus 1962 (bulan di mana Monroe tiada). Dalam buku itu pun dijelaskan sang presiden kerap menghubunginya dan keduanya pun tengah di mabuk asmara.

"Marilyn mengatakan padaku jika malam ini pada Maret lalu adalah satu-satu momen di mana ia melakukan skandal dengan JFK. Banyak orang pun merasa jika setelah akhir pekan itu akan ada banyak lagi pertemuan dan skandal antara keduanya. Namun Marilyn memberikanku petunjuk seolah itu bukanlah sesuatu yang penting untuk mereka berdua: itu hanya terjadi sekali, pada akhir pekan dan cukup sampai di sana," tulisnya.

Pada Maret 1962, Marilyn Monroe hadir dalam pesta yang digelar di Palm Spring oleh penyanyi Bing Crosby. Dalam pesta itu, sang aktris tampak kesulitan untuk mengirimkan pesan pada John F Kennedy yang telah meneleponnya.

Hubungannya dengan Kennedy bersaudara juga sempat menjadi misteri usai kematian Marilyn Monroe, bahkan ada yang mengaitkan kedua nama itu. Hal itu disebabkan karena Marilyn tak mau mengakhiri hubungannya dengan Robert Kennedy dan mau serius dengannya, namun sang pria justru ingin sebaliknya.

Meski begitu, beberapa pihak memastikan keluarga Kennedy sama sekali tak ada hubungannya dengan kematian sang aktris, seperti yang ditampilkan di film Blonde yang diperankan Ana de Armas.



Simak Video "Emosi Campur Aduk Ana de Armas Jadi Marilyn Monroe di 'Blonde'"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT