ADVERTISEMENT

Film Autobiography Tayang di Venice Film Festival, Dapat Standing Ovation 4 Menit

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Minggu, 11 Sep 2022 11:43 WIB
film autobiography
Film Autobiography Tayang di Venice Film Festival, Dapat Standing Ovation 4 Menit. (Foto: ist)
Jakarta -

Film Autobiography tayang perdana di Venice Film Festival 2022. Sebanyak 1.400 orang penonton di bioskop Sala Darsena berdiri dan bertepuk tangan gemuruh, menandai selesainya penayangan Autobiography pada 3 September lalu.

Beberapa penonton berteriak 'Bravo! Bravo!'. Para kru dan aktor tidak dapat menahan rasa haru sambil tak henti-hentinya membungkuk serta mengucapkan terima kasih.

Standing ovation berlanjut terus. Tepuk tangan seolah tiada henti.

Usai penayangan perdana yang mendapatkan respons positif, tim Autobiography mendapatkan standing ovation selama 4 menit di penayangan kedua yang berlangsung pada 4 September lalu di Palabiennale, bioskop terbesar yang dimiliki Venice Film Festival dengan kapasitas mencapai 2.000 orang.

Film arahan sutradara muda Indonesia Makbul Mubarak itu berkompetisi di seksi Orrizonti (Horizons) sebagai satu-satunya film dari Asia Tenggara, bersama film-film lain dari Ukraina, Jepang, Argentina, Italia, Prancis, Iran, dan lain-lain.

Sekadar diketahui, film Autobiography dibintangi oleh Kevin Ardilova, Arswendy Bening Swara, Lukman Sardi, Yusuf Mahardika, Rukman Rosadi, Yudi Ahmad Tajudin, Haru Sandra, dan mendiang Gunawan Maryanto.

Setelah tayang di Venice Film Festival 2022, film Autobiography terpilih masuk di Toronto International Film Festival 2022 di seksi World Contemporary Cinema dan berkompetisi untuk mendapatkan NETPAC Award. Toronto International Film Festival 2022 akan berlangsung pada 8-18 September 2022.

Lalu, perjalanan berlanjut dengan penayangan perdana Britania Raya di BFI London Film Festival yang berlangsung 5-16 Oktober 2022.

Autobiography merupakan sebuah film drama suspense thriller yang berkisah tentang Rakib (Kevin Ardilova) yang bekerja menjaga rumah kosong milik seorang pensiunan bernama Purna (Arswendy Bening Swara). Suatu hari, Purna pulang kampung untuk mencalonkan diri menjadi Bupati di daerah itu.

Rumah yang Rakib jaga kini tidak lagi kosong. Setiap hari, ia menemani Purna dalam banyak kegiatannya: berkampanye, memasang spanduk, dan lain sebagainya. Dalam sosok Purna, Rakib melihat sosok seorang ayah yang didambakan. Hingga pada suatu hari, sebuah kejadian tak terduga mengubah semua itu.

(ahs/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT