ADVERTISEMENT

Film Kamila Andini 'Before, Now & Then' Bakal Tayang di Bioskop Amerika Utara

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Selasa, 09 Agu 2022 14:47 WIB
Before Now & Then
Foto: dok. fourcolorfilms
Jakarta -

Setelah sukses dengan film Yuni (2021), Kamila Andini kembali mencuri perhatian lewat film berjudul Before, Now & Then. Kini film tersebut akan didistribusikan ke bioskop-bioskop Amerika Utara.

Before, Now & Then akan didistribusikan oleh Film Movement, demikian seperti dilaporkan oleh Variety dikutip Selasa (9/8/2022). Sebelum akhirnya ditayangkan di bioskop Amerika Utara, Before, Now & Then diputar perdana di festival film di Berlin awal tahun ini. Film itu juga mendapat penghargaan di Brussels International Film Festival.

Before, Now & Then rencananya akan tayang di bioskop Amerika Utara pada kuarter pertama 2023. Setelah itu, distributor yang sama juga akan merilis film tersebut buat platform digital dan juga dalam bentuk rilisan fisik.

Before, Now & Then berlatar tahun 1960, berkisah tentang perjuangan perempuan Indonesia melawan trauma perang dalam masyarakat patriarki. Film itu diperankan oleh Happy Salma dan Laura Basuki. Di era tahun itu, Nana (Happy Salma) sulit buat kabur dari masa lalunya. Setelah dilanda kemiskinan hingga kehilangan keluarga karena perang di Jawa Barat, Nana memutuskan untuk menikah lagi dan memulai hidup baru.

Suami barunya kaya raya, namun posisinya di rumah tangga diperlakukan seperti pembantu. Suaminya juga tidak setia sehingga membuat Nana menderita. Hingga pada suatu hari, dia bertemu dengan wanita simpanan suaminya, Ino (Laura Basuki), yang kemudian mengubah banyak hal. Ino bisa dipercaya dan menawarkan kenyamanan buat Nana termasuk teman berbagi rahasia di masa lalu dan masa kini. Bersama-sama, Nana dan Ino berjuang bersama mencari harapan untuk kebebasan.

"Berlatar di tengah tumbuhnya sentimen anti-Komunis di Indonesia tahun 1960, Before, Now & Then fokus pada kesulitan hidup yang harus dihadapi perempuan dalam kondisi politik tersebut. Kamila Andini dan timnya, terutama Happy Salma yang tampil gemilang, menampilkan potret harga diri yang kaya di tengah kekerasan dan kehilangan," ujar Michael Rosenberg, presiden dari Film Movement.

Kamila Andini dalam wawancara dalam keterangan resmi yang dirilis Variety juga menyebutkan bahwa Before, Now & Then merupakan kenangan-kenangan dari sang bunda, nenek, dan buyutnya yang berdarah Sunda.

"Ini merupakan perjalanan sejarah lewat akar keluargaku," katanya.

(aay/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT