Saat Winnie The Pooh Sakit Hati dan Jadi Penjahat

Asep Syaifullah - detikHot
Jumat, 27 Mei 2022 16:40 WIB
Winnie The Pooh: Blood and Honey
Winnie The Pooh: Blood and Honey. Dok. Jagged Edge Productions
Jakarta -

Jika Anda para pecinta kartun-kartun Disney maka harus dipahami jika ini bukan lah Winnie the Pooh yang tumbuh bersama Anda.

Kesampingkan dulu karakter yang selalu membawa madu tersebut, karena ini adalah perwujudan sang beruang dalam versi terseramnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Variety, sutradara Rhys Waterfield memberikan bocoran baru tentang karakter baru yang diputarbalikkan dalam film horor mendatang Winnie the Pooh: Blood and Honey.

"Tidak ada yang akan salah mengira ini (versi Disney)," kata Waterfield.

"Ketika Anda melihat sampul untuk ini dan Anda melihat trailer dan gambar diam dan semua itu, tidak mungkin ada orang yang akan berpikir ini adalah versi anak-anak."

Beruang kuning yang sebelumnya menyenangkan dan sahabat karibnya, Piglet, sekarang akan menjadi penjahat utama dan mengamuk setelah Christopher Robin meninggalkan mereka untuk mengejar perkuliahan.

"Karena mereka harus berjuang sendiri, mereka pada dasarnya menjadi liar," lanjut Waterfield.

"Jadi mereka kembali ke akar hewani mereka. Mereka tidak lagi jinak: Mereka seperti beruang ganas dan babi yang ingin berkeliling dan mencoba mencari mangsa."

Beberapa cuplikan gambar yang disebutkan Waterfield dirilis pada hari Kamis (26/5) lalu termasuk foto Winnie the Pooh dan Piglet yang merayap di belakang seorang wanita berbikini di bak mandi air panas.

"Dia bersenang-senang dan kemudian Pooh dan Piglet muncul di belakangnya, menggunakan chloroform, membawanya keluar dari jacuzzi dan kemudian melindas kepalanya," kata Waterfield.

Media sosial pun ramai dengan gambar/ gambar beberapa adegan film tersebut sehingga Waterfield mengatakan bahwa menyelesaikan proyek secepat yang kami bisa adalah prioritas utama.

Syuting selama 10 hari di Inggris, Waterfield mengatakan penonton tidak seharusnya mengharapkan ini menjadi produksi tingkat Hollywood.

Meskipun dia tidak akan mengungkapkan anggaran untuk film tersebut, dia mengatakan bahwa penonton harus mengharapkannya untuk melewati batas antara horor dan komedi.

"Ketika Anda mencoba dan membuat film seperti ini, dan itu adalah konsep yang sangat aneh, sangat mudah untuk menempuh rute di mana tidak ada yang menakutkan dan itu benar-benar konyol dan benar-benar, seperti, bodoh," katanya.

"Menakutkan tapi ada juga bagian yang lucu karena ada gambar Winnie the Pooh di dalam mobil dan melihatnya dengan telinga kecilnya di belakang kemudi dan seperti perlahan pergi ke sana (untuk membunuhnya)," lanjutnya di adegan bak mandi air panas.

Film ini juga dibuat dengan kesadaran bahwa Disney masih memiliki penggunaan interpretasi eksklusif Pooh dan teman-temannya. Itulah mengapa pecinta madu akan menukar kemeja merahnya yang biasa dengan setelan penebang kayu dan Piglet akan berpakaian serba hitam.

Hingga saat ini belum ada jadwal tayang dari Winnie The Pooh: Blood and Honey.



Simak Video "Sandiaga Uno Nilai Film Horor Punya Pasar Kuat di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/wes)