Gelaran Festival Film Pendek Selesai, Menparekraf Sandiaga Uno Pilih Dua Pemenang

Mauludi Rismoyo - detikHot
Jumat, 25 Feb 2022 18:52 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno
Gelaran Festival Film Pendek Selesai, Menparekraf Sandiaga Uno Pilih Dua Pemenang. (Foto: Kemenparekraf)
Jakarta -

Festival film pendek bertajuk Family Sunday Movie 2022 besutan Kemenparekraf telah usai diselenggarakan. Sang Menteri Sandiaga Salahuddin Uno mengumumkan dua film pendek sebagai pemenang.

Family Sunday Movie (FSM) merupakan sebuah festival film pendek yang diinisiasi langsung oleh Kemenparekraf sebagai bentuk pemberian apresiasi bagi para pelaku industri perfilman di Indonesia.

Gelaran festival yang hanya dibuka mulai 2 hingga 12 Februari 2022 ini mencatat total ada sekitar 215 film yang telah mendaftar.

"Ini angkanya cukup besar dan ini membuktikan bahwa film pendek juga mempunyai tempat di ranah kreatif negeri kita," ujar Emil Heradi selaku Ketua Panitia FSM.

Dalam acara Meet and Greet Family Sunday Movie (FSM) yang diselenggarakan secara daring, Menparekraf Sandiaga Uno mengumumkan dua film terpilih yakni Maramba dari Komunitas Etanan Films untuk genre film dokumenter dan Gemintang dari Komunitas Gresik Film untuk genre film fiksi.

"Saya ucapkan selamat, jangan lupa terus tingkatkan dan kembangkan kreativitas," tutur Sandiaga Uno.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa festival film pendeknya akan diperpanjang. Kompetisinya akan terus bergulir sampai dengan Oktober 2022.

"Masih ada kesempatan bagi yang belum terpilih, jangan patah semangat, karena bulan-bulan berikutnya hingga Oktober 2022 akan terus bergulir. Dan bagi yang belum berpartisipasi, tunggu apa lagi jangan lewatkan informasi pendaftarannya yang ada di media sosial Kemenparekraf," kata Sandiaga Uno.

Diperpanjangnya festival film pendek ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk berkarya bagi para sineas muda di Indonesia.

"Harapan kami FSM dapat membantu sineas muda untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri, memajukan film-film pendek daerah agar mendapat tempat yang diakui dan mampu bersaing baik di dalam maupun di luar negeri," pungkas Mohammad Amin selaku Direktur Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf.

(mau/aay)