Eksklusif!

Curhat Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillet Lanjutkan Scream Warisan Wes Craven

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Jumat, 14 Jan 2022 18:02 WIB
Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillet, sutradara Scream (2022) dan Ready or Not (2019) saat berbincang dengan detikcom beberapa waktu lalu.
(Foto: detikcom/Junket Productions Inc) Menerima tongkat estafet dari Wes Craven bukan hal yang mudah dan sederhana. Buat Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillet ini merupakan sebuah kehormatan.
Jakarta -

Scream menjadi salah satu tanda tangan Wes Craven di industri film Hollywood. Proyek film slasher tentang pembunuh bertopeng yang disebut Ghostface ini telah mencuat sebagai salah satu film ikonik di pop culture. Sepeninggal Wes Craven kini tongkat estafet Scream diserahkan ke Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillet.

Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillet sebelumnya telah sukses lewat film pertama mereka Ready or Not (2019). Sebuah film sadis tentang keluarga dengan tradisi mematikan yang memacu adrenalin penonton lewat adegan-adegan lari, bersembunyi, dan menyelamatkan diri dari kematian. Fun fact, duet sutradara ini setuju menyutradarai Ready or Not juga karena mereka sangat menyukai Scream.

Menerima tongkat estafet dari Wes Craven bukan hal yang mudah dan sederhana. Buat Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillet ini merupakan sebuah kehormatan. Sebagai penggila film horor, Wes Craven adalah panutan dan idola mereka.

"Dia sudah jadi bagian dari hidup kami sejak kami masih kanak-kanak. Aku tidak pernah, sama sekali, membayangkan bahwa kami akan membuat film yang merupakan warisan darinya," kata Matt Bettinelli-Olpin saat berbincang dengan detikcom belum-lama ini. Mendengar hal itu, Tyler Gillet bereaksi dan tertawa kecil.

"Nggak pernah membayangkan sama sekali!" timpalnya.

Matt Bettinelli-Olpin adalah penggemar Wes Craven sejak menyaksikan A Nightmare on Elm Street. Film itu meninggalkan kesan luar biasa padanya sehingga ditawari proyek Scream adalah sesuatu yang tidak mungkin dia tolak begitu saja. Film itu dan Scream adalah dua karya sinematik yang sangat penting dalam perjalanan hidupnya.

Di sisi lain Tyler Gillet terpesona dengan bagaimana Wes Craven menggarap setiap filmnya. Kekuatan sang sutradara horor legendaris itu menurut Tyler adalah pada cerita yang dia sajikan. Lantaran selalu bisa melekat dalam pikiran penonton bahkan teringat sejak awal menyaksikannya hingga kini.

Director Wes Craven arrives at the screening of the re-release of the classic thriller Wes Craven Foto: Getty Images/Chris Weeks

"Dia sudah bikin banyak sekali film dan aku punya kenangan spesifik menyaksikan setiap film itu untuk pertama kali. Itu hal tergila dari Wes menurutku karena dari apa yang dia buat, ada banyak sekali judul film dalam katalognya, tapi aku bisa memberitahumu kapan aku menyaksikannya dan seperti apa situasi saat aku menonton film itu. Sebesar itu pengaruh dia dalam hidupku dan nggak mudah lho bisa berhasil melakukan itu," kata Tyler.

Dalam kesempatan yang sama, Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillen menceritakan pengalaman pertama mereka 'berhadapan' dengan Ghostface di Scream (1996).

"Aku nonton di bioskop Grand Lake Theater di Oakland pas usiaku 18 tahun, atau 19 tahunan, pokoknya seumuran dengan para karakter dalam film itu. Pengalaman tersebut sangat menyenangkan. Ini adalah salah satu pengalaman nonton bioskop di mana aku sebagai penonton bisa merasakan energi dari filmnya dan hal itu melekat padaku," beber Matt.

Sementara Tyler mengaku penakut dan tidak berani nonton Scream di bioskop. Jadi dia memilih untuk menyaksikannya lewat kaset video bersama teman-teman dalam sebuah momen menginap.

"Aku masih terlalu muda saat itu dan jujur aja aku penakut banget kalau harus ke bioskop dan nonton Scream. Aku nonton bareng teman-teman saat menginap dan itu jadi pengalaman yang epik. Scream adalah salah satu film horor yang memberi kesan teror luar biasa, seperti tidak ada tempat yang aman untuk kabur dari film ini. Aku tidak pernah lupa pengalaman itu dan itu kini mengubah hidup kami," tutup Tyler.

Film kelima Scream sedang tayang di bioskop Indonesia. Simak artikel wawancara detikcom dengan para pemain Scream (2022) selanjutnya!

(aay/dar)