Kisah Awal Mula Perjalanan Sosok Glamor nan Berbahaya, Cruella

Angga Laraspati - detikHot
Senin, 13 Sep 2021 15:00 WIB
Cruella
Foto: Disney+ Hotstar
Jakarta -

Kisah awal sang desainer legendaris yang lebih dulu menyapa penggemar pada bulan Mei lalu kini telah hadir dan streaming secara eksklusif di Disney+ Hotstar.

Disney's "Cruella" menceritakan awal mula perjalanan seorang perempuan baik hati bernama Estella yang memiliki cita-cita menjadi seorang desainer hebat. Namun, seiring perjalanannya menuju puncak dunia fashion, Estella perlahan-lahan mengubah dirinya menjadi seorang alter ego yang bernama Cruella, sosok yang dingin dan berbahaya.

Sosok Cruella dimainkan oleh Emma Stone, seorang aktris yang telah menerima banyak penghargaan di dunia perfilman seperti Academy Award, BAFTA Award, dan Golden Globe Award. Film ini menantang Emma Stone yang harus memerankan 2 pribadi berbeda, yaitu sosok yang berhati lembut dan juga sosok kejam yang antagonis.

Dalam wawancara eksklusif beberapa waktu lalu dengan detikcom, Emma bahkan mengatakan diharuskan melakoni peran dua kepribadian itu secara baik dalam film ini. Diungkapkan sang aktris, bukan hal yang mudah untuk mendalami dua karakter tersebut.

"Yang menantang itu karena bukan seperti 'oh hari ini aku jadi Estella besok jadi Cruella'. Tapi bagaimana memadukan itu setiap saat, itu adalah hal yang menantang," tuturnya.

Film ini juga menghadirkan artis papan atas lainnya yaitu Emma Thompson yang berperan sebagai Baroness von Hellman. Emma Thompson juga merupakan artis tersohor asal Inggris yang juga pernah meraih penghargaan seperti 2 penghargaan Oscar, Emmy, BAFTA, Golden Globe, dan Academy Award.

Lalu seperti apa film garapan Craig Gillespie ini?

Well, film ini akan membuat kamu menelusuri kisah awal dari hidup Cruella de Vil berlatar di kota London di tahun 1970-an di tengah revolusi punk-rock.

CruellaCruella Foto: Disney+ Hotstar

Sosok Cruella (Emma Stone), dulunya adalah seorang wanita berhati lembut bernama Estella yang tinggal di sebuah kota kecil dan dikenal sebagai anak cerdas dan suka memberontak. Estella yang memiliki rambut setengah hitam dan putih ini memiliki mimpi untuk menjadi seorang desainer terkenal. Singkat cerita, sosok ceria itu lama kelamaan menghilang dan berubah menjadi gelap dan penuh benci setelah kematian ibunya.

Ia pun bertolak ke London untuk memulai hidup baru. Dalam perjalanannya, Estella bertemu dengan kawanan pencuri bernama Horace dan Jasper dan bertahan hidup di pinggiran kota London. Berkat dukungan keduanya temannya, Estella pun mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan mimpinya bekerja di dunia fesyen di salah satu pusat perbelanjaan.

CruellaCruella Foto: Disney+ Hotstar

Suatu hari, bakat Estella memikat hati Baroness von Hellman (Emma Thompson), seorang desainer ternama yang langsung mengajak Estella bekerja di butik miliknya. Singkat cerita, karier Estella yang semakin menanjak memampukannya menjadi tangan kanan sang Baroness. Namun, Estella tidak menyadari bahwa sang Baroness memiliki peran penting di balik kematian ibunya. Inilah yang membuat Estella berubah menjadi sosok antagonis, tanpa ampun menggunakan alter egonya di sosok Cruella untuk membalaskan dendamnya kepada sang Baroness.

Dalam salah satu scene, sang sutradara, Gillespie rela untuk menghilangkan senyum manis Emma Stone dan mengubahnya menjadi sosok yang penuh amarah dan dengki dalam diri Cruella. Apalagi ketika Cruella datang untuk menghancurkan peragaan busana yang digelar oleh sang Baroness. Selebihnya, cerita dalam film ini hanya menyuguhkan berbagai aksi licik Cruella dalam perjalanannya membalaskan dendamnya kepada Baroness.

Penggunaan visual effect dalam film ini juga patut diacungi jempol. Salah satu adegan yang sangat menarik perhatian Ketika Cruella bertransformasi di acara sang Baroness untuk menarik perhatian para tamu. Cruella yang pada malam itu menggunakan jubah berwarna putih menjatuhkan sebuah korek api, yang kemudian menyulut pakaian tersebut dan mengubahnya menjadi gaun berwarna merah anggun.

Emma Stone menjadi sosok yang sangat tepat untuk memerankan sosok Cruella. Terlebih, pembawaan Emma Stone sukses menggambarkan sosok Cruella yang dingin dan sinis, berkat sindirannya yang khas, meski penampilannya sedikit berbeda dari pendahulunya, yaitu Glenn Close.

Dari segi produksi, Gillespie mengeksekusi film ini cukup baik dengan menggambarkan dunia fesyen dari pakaian-pakaian yang modis. Bahkan, sosok jahat seperti Cruella juga tampil modis dan anggun dalam beberapa pakaian miliknya.

Tak hanya Cruella, penampilan lainnya dari beberapa karakter di film ini juga sangat modis, dan menggambarkan fashion di tahun 1970-an. Dari segi audio dan visual, Gillespie nampak dengan baik menggarap keduanya. Apalagi pengambilan angle kamera yang benar-benar menggambarkan sosok Cruella yang penuh amarah.

Overall, film ini bisa dikatakan sebagai film yang patut menjadi rekomendasi untuk ditonton.

Film Disney's "Cruella" pun banyak menyuguhkan hiburan yang menarik bagi penonton yang sudah lama menantikan momen menonton film ini. Disney's "Cruella" sudah dapat Anda streaming hanya di Disney+ Hotstar.



Simak Video "Tantangan Emma Stone Perankan Dua Sisi Karakter dalam Satu Tokoh"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)