What If...? (Episode 2)

Bagaimana Jika T'Challa Menjadi Star-Lord

Candra Aditya - detikHot
Kamis, 19 Agu 2021 07:32 WIB
Doctor Strange in Marvel Studios WHAT IF…? exclusively on Disney+. ©Marvel Studios 2021. All Rights Reserved.
(Foto: Courtesy of Marvel Studios/Marvel Studios) Kalau Anda sudah menonton Black Panther dan Guardians of the Galaxy, episode 2 What If...? sudah pasti akan menyenangkan!
Jakarta -

Setelah skenario "bagaimana kalau Peggy Carter menggantikan Captain America", episode kedua What If...? membayangkan bagaimana jika Star-Lord adalah T'Challa.

Kalau Anda sudah menonton Black Panther dan Guardians of the Galaxy, episode ini sudah pasti akan menyenangkan Anda karena gabungan antara keduanya menjadikan episode yang sangat asyik untuk dinikmati. Seperti halnya pembukaan Guardians of the Galaxy, What If...? episode 2 ini menampilkan T'Challa (disuarakan oleh Chadwick Boseman dalam penampilan terakhirnya) yang sedang mencoba mencuri power stone.

Kita semua tahu apa yang terjadi berikutnya.

Tapi dalam episode ini, Korath (disuarakan oleh Djimon Hounsou), bereaksi sangat berbeda ketika dia melihat T'Challa. Dia menghamba dan bukannya bingung keheranan seperti ketika Peter Quill mengaku dia seorang space pirate bernama Star-Lord. Respons yang sangat berbeda inilah yang langsung memberikan tone komedi yang kuat dalam episode dua ini. T'Challa tetap tenang dan kalem seperti biasa. Ketika mereka berantem, adegannya pun jadinya komikal.

Seperti kata voice over naratornya, satu hal mengubah banyak hal. Dalam episode 2 ini, penonton diberitahu bahwa kesalahan anak buah Yondu (disuarakan oleh Michael Rooker) menangkap anak kecil membuat T'Challa terjebak di luar angkasa. Seperti halnya hubungan Yondu dengan Peter Quill di film aslinya, hubungan antara Yondu dan T'Challa adalah hubungan seorang anak dan orang tua angkat yang baik. Bedanya, tidak seperti Peter Quill yang emosinya ditekan dan selalu bercanda setiap saat karena dia punya abandonment issues yang kuat, hubungan T'Challa dengan Yondu jauh lebih hangat dan lebih terasa kekeluargaannya. Mungkin karena T'Challa, tidak seperti Peter Quill, tahu bagaimana cara menunjukkan rasa sayangnya.

Selain itu yang juga menarik dalam episode ini adalah personel geng Star-Lord yang sangat berbeda dengan versi Guardians of the Galaxy. Di versi yang ini T'Challa dan Yondu ditemani oleh Korath yang menjadi geng terbaru mereka, Nebula (disuarakan oleh Karen Gillan) dan... (ini yang mengejutkan) Thanos (disuarakan oleh Josh Brolin). Thanos yang kita kenal lumayan berbeda dengan Thanos yang ada dalam episode ini. Bisa jadi karena dia bergaul dengan T'Challa yang dengan kebaikannya bisa mengingatkan Thanos untuk berbuat lebih baik dan... tidak membunuh semua orang. Begitu juga dengan Nebula. Kalau kita terbiasa dengan Nebula yang sangat agresif dan penuh dengan kemarahan, Nebula di sini adalah seorang femme fatale dengan rambut pirang dan aura seksi yang menyeramkan.

Seperti halnya episode pertama, episode 2 What If...? punya misi yang besar dengan adegan klimaks yang lumayan mengasyikkan. Kali ini melibatkan Collector (disuarakan oleh Benicio Del Toro). Dan seperti film aslinya, ada pengkhianatan, rencana-rencana yang tidak berjalan sesuai rencana (atau malah terlalu berjalan sesuai dengan rencana) dan sebuah reuni keluarga yang dramatis.

Secara keseluruhan episode kedua What If...? ini lumayan menghibur meskipun kalau mau dibahas dengan lebih serius, komponen emosionalnya agak kurang. Tentu saja ini berhubungan dengan durasi. Semua permasalahan karakter-karakternya diselesaikan dengan terlalu cepat. Terutama hubungan antara T'Challa dan Yondu.

Yang juga menarik untuk dicatat adalah episode 2 ini memberikan jauh lebih banyak kejutan daripada episode pertamanya. Selain penampilan berbagai macam cameo dari Howard The Duck, mahkota Hela dari Thor: Ragnarok dan lain-lain, What If...? episode ini juga memberikan sebuah ending yang sangat menarik ketika Ego (disuarakan oleh Kurt Russell) datang ke Bumi dan bertemu dengan Peter Quill yang asli. Nah, itu baru sebuah cliff-hanger yang bikin penasaran!


What If...? dapat disaksikan di Disney+ Hotstar


Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.

(aay/aay)