Perjalanan Kenshin Himura dari Origins Hingga The Beginning

Asep Syaifullah - detikHot
Jumat, 30 Jul 2021 20:25 WIB
Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura.
Perjalanan Kenshin Himura di film Rurouni Kenshin. Dok. Ist
Jakarta -

Manga Rurouni Kenshin atau yang dikenal sebagai Samurai X dirilis perdana di Indonesia pada 2002 dan langsung mendapatkan sambutan meriah. Manga itu pun diadaptasi menjadi serial animasi dan kemudian dituangkan menjadi film live action. Berikut perjalanan Kenshin Himura di film live actionnya:

Rurouni Kenshin Origins

Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura.Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura. Foto: Dok. Ist

Rurouni Kenshin Origins menjadi film pertama dari manga karya Nobuhiro Watsuki tersebut. Disutradarai oleh Keishi Ōtomo, film ini dibintangi oleh Takeru Satoh dan Emi Takei. Film ini berfokus pada masa fiksi yang berlatar belakang awal periode Meiji di Jepang, menceritakan kisah pengembara bernama Himura Kenshin yang dulunya dikenal sebagai pembunuh bayaran Hitokiri Battōsai.

Setelah ikut berpartisipasi dalam perang Bakumatsu, Kenshin mengembara ke seluruh Jepang untuk menawarkan perlindungan dan bantuan kepada yang membutuhkan sebagai penebus dirinya karena telah menjadi pembunuh pada masa lalu.

Dalam perjalanannya itu ia bertemu dengan Kamiya Kaoro, wanita pemilik dojo. Niatnya untuk hidup damai pun terhalang oleh kelompok kriminal yang dipimpin oleh Takeda Kanryu.

Pada film yang dirilis pada 25 Agustus 2012 itu muncul karakter-karakter seperti Sagara Sanosuke (Munetaka Aoki), Takani Megumi (Yu Aoi) dan villain seperti Takeda Kanryu (Teruyuki Kagawa) dan Udo Jin-e (Koji Kikkawa).

Film pertama Rurouni Kenshin berhasil meraup US$ 37,6 Juta atau Rp541,7 miliar secara global.

Rurouni Kenshin Part II: Kyoto Inferno

Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura.Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura. Foto: Dok. Ist

Setelah sukses dengan film pertama, mereka pun melanjutkan alur cerita sang samurai dengan merilis Rurouni Kenshin Part II: Kyoto Inferno pada 2014.

Kenshin Himura kini tinggal di dojo bersama Kaoru, Megumi dan Sanosuke kembali terusik oleh salah seorang penjahat yang juga menjadi salah satu musuh besarnya yakni Shisio Makoto (Tatsuya Fujiwara).

Shisio yang merupakan seorang battosai yang mengalami nasib tragis dan dikhianati hingga dibakar hidup-hidup itu menaruh dendam pada pemerintah.

Untuk mengatasinya pihak kepolisian pun meminta bantuan dari Kenshin. Bersama dengan Hajime Saito (Yosuke Eguchi), ia pun pergi ke Kyoto untuk melawan musuh lamannya itu.

Di sini Kenshin juga bertemu dengan Misao Makimachi (Tao Tsuchiya), seorang ninja perempuan. Dari data box office Mojo, Film kedua Rurouni Kenshin mendapatkan US$52,6 juta atau setara Rp757,9 miliar.

Rurouni Kenshin Part III: The Legend Ends

Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura.Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura. Foto: Dok. Ist

Pada film sebelumnya Keshin Himura ternyata tak mampu untuk menandingi Sishio Makoto dan memutuskan untuk berlatih kembali dengan sang guru, Hiko Seijiro (Masaharu Fukuyama).

Ia pun akhirnya bisa menyempurnakan teknik andalannya yakni Hiten Mitsurugi-ryu agar bisa mengalahkan Shisio beserta kaki tangannya yakni Seta Soujiro (Ryunosuke Kamiki).

Sementara di sisi lain, Shishio yang telah menunggangi kapal perang raksasa, tengah memborbardir Tokyo setelah ia menipu pihak kepolisian dengan membuat rencana palsu di Kyoto pada film kedua.

Rencana Shishio yang terkesan mulus itu, membuat rekan-rekan Kenshin yang lain merasa cemas dengan masa depan Jepang. Terlebih lagi, beberapa pihak malah terkesan ingin menjegal niat tulus Kenshin, seperti Shinomori Aoshi (Yuusuke Iseya) dan aparat kepolisian yang termakan oleh ancaman Shishio.

Pada film ini ditampilkan adegan yang dinantikan oleh para penggemarnya yakni di mana Kenshin bertarung dengan Shisio di kapal raksasa miliknya.

Film Rurouni Kenshin Part III diproduksi bersamaan dengan part II. Total keduanya memakan budget US$ 30 Juta atau setara Rp432 miliar. The Legend Ends mendapat US$44 juta atau setara Rp634 miliar dari penayangan di bioskop secara global pada September 2014.

Rurouni Kenshin: The Final

Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura.Poster film seri Rurouni Kenshin yang menceritakan tentang samurai Kenshin Himura. Foto: Dok. Ist

Berbeda dengan sebelumnya, film ke-4 dari kisah Kenshin Himura tersebut tak mengikuti perjalanan di dalam manga. Mereka mengambil kisah dari arc Jinchu di mana diceritakan konflik antara sang samurai dengan seorang penjual senjata bernama Enishi Yukishiro (Mackenyu Arata).

Enishi dendam dengan Kenshin yang telah membunuh saudarinya yakni Tomoe Yukishiro. Ia pun tidak segan menghancurkan kawasan tempat tinggal Kenshin hingga Akabeko, restoran favoritnya, hingga membunuh banyak warga di sana.

Bahkan Enishi juga mencoba untuk menculik Kamiya Kaoro dan hendak membunuhnya, namun hal itu urung dilakukan karena rasa trauma atas kehilangan adik perempuannya itu.

Kenshin pun terpaksa bertarung dengan Enishi sambil memikul rasa bersalah atas kejadian lima belas tahun silam dan mencoba untuk tak lagi kehilangan sosok wanita yang dicintainya itu.

Nyawanya pun hampir saja tak tertolong saat dirinya dicurangi oleh Wu Heisin (Takuma Oto'o), pemimpin mafia dari Shanghai, yang mencoba untuk mencari celah dari pertarungan tersebut.

Rurouni Kenshin: The Final yang tayang pada 23 April 2021 menghasilkan 528 juta yen (US$4,78 juta) pada pekan pertama sejak saat dirilis di 251 bioskop di Jepang.

Rurouni Kenshin: The Beginning

Kenshin Himura: The BeginningKenshin Himura: The Beginning. Foto: Istimewa

Mengambil alur mundur dari kejadian dan konflik di film sebelumnya, Rurouni Kenshin: The Beginning, justru bercerita saat di mana Kenshin Himura masih menjadi seorang Battosai.

Film tersebut memuat momen di mana Kenshin yang sebelumnya nampak ceria dan tenang, menjadi sosok pembunuh berdarah dingin yang ditakuti banyak orang.

Di sana juga terkuak bagaimana kisah luka di wajah Kenshin yang ditorehkan oleh Akira Kiyosato (Masataka Kubota) yang tewas di tangannya. Setelahnya ia pun bertemu dengan Tomoe Yukishiro (Kasumi Arimura) yang ternyata adalah mata-mata dan kekasih dari Kiyosato.

Tomoe pun menikah dengan Kenshin dan hidup damai serta melupakan tujuan awalnya untuk menghabisi sang Battosai. Namun kedamaian itu tak bertahan lama setelah sekelompok pembunuh menyerangnya hingga membuat Tomoe terbunuh dengan pedang Kenshin.

Kisah cinta antara Kenshin dan Tomoe diberikan porsi yang lebih besar dalam film ini. Namun tetap saja tak lebih banyak dari adegan aksi di mana Kenshin yang biasanya tak mau membunuh lawannya malah bermandikan darah.

Kenshin Himura: The Beginning telah tayang sejak 4 Juni lalu di Jepang. Dilansir dari Box Office Mojo, mereka mencatatkan pendapatan hingga USD 21 juta atau senilai Rp 303 miliar.

Sebelumnya pada pekan pertama mereka juga berhasil meraup hingga USD 4,78 juta atau sebesar Rp 69 miliar dari 251 bioskop di seluruh Jepang.



Simak Video "Video Savas Fresh Tagih Utang ke Atta Halilintar Berujung Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/nu2)