Henny Mona Canggung Akting Bareng Sandy Tumiwa, Telan Ratusan Juta Untuk Filmnya

Mauludi Rismoyo - detikHot
Senin, 17 Mei 2021 19:24 WIB
Henny Mona
Henny Mona Canggung Akting Bareng Sandy Tumiwa, Telan Ratusan Juta Untuk Filmnya. (Foto: Pingkan Anggraini)
Jakarta -

Henny Mona kembali ke dunia film setelah sekian lama. Ia membuat karya bareng suaminya, Sandy Tumiwa, berjudul Surga Di Telapak Tangan Ayah.

Dalam film itu, Henny Mona bukan cuma menjadi pemain utama. Tetapi ia juga menjadi eksekutif produser untuk Surga Di Telapak Tangan Ayah.

"Terjun ke dunia film sebenarnya bukan baru, tapi dulu lagi kecil pernah main, tapi tidak dilanjutin karena dilarang oleh almarhum papa saya," ujar Henny saat dihubungi awak media.

"Saya sebagai eksekutif produser dan juga pemeran utama di film ini. Saya beradu akting dengan suami juga. Film saya ini disutradarai oleh Adi Garing, serta ditulis oleh Emha Albana," lanjutnya.

Henny Mona begitu senang bisa kembali main film. Meski begitu, ia mengaku canggung adu akting dengan Sandy Tumiwa.

"Rasanya main film itu luar biasa banget ya, karena bisa memerankan karakter orang lain dan harus mendalami serta menjadi karakter tersebut agar perannya bener-bener totalitas dan hasil memuaskan," tutur Henny.

"Akting bareng suami itu membuat saya agak canggung, karena peran saya itu antagonis dan sedangkan keseharian saya tidak antagonis, tapi itulah tantangan buat saya dan allhamdulillah kita tetap profesional dan suami saya juga banyak membantu saya pada saat saya agak kesulitan akting dan allhamdulillah semuanya lancar," sambungnya.

Henny Mona mengaku mempersembahkan Surga Di Telapak Tangan Ayah untuk Sandy Tumiwa. Sebab ia melihat perjuangan dan pengorbanan Sandy begitu luar biasa.

"Film ini keren banget dan mempunyai nilai edukasi yang tinggi karena mengangkat tentang perjuangan dan pengorbanan seorang seorang suami dan juga seorang ayah. Film ini saya buat memang buat suami saya yaitu Sandy Tumiwa," kata Henny.

Soal biaya yang dihabiskan untuk film, Henny Mona memberikan bocoran. Ia menyebut harus mengeluarkan kocek ratusan juta.

"Lumayanlah, menghabiskan ratusan juta. Saya orang bisnis, jadi saya yakin film ini akan mendapatkan keuntungan. Saya akan terus memproduksi film-film lainnya serta berkarya," pungkasnya.

(mau/doc)