7 Hal tentang Mortal Kombat 2021 yang Kamu Harus Tahu

Tim detikhot - detikHot
Kamis, 15 Apr 2021 17:03 WIB
Mortal Kombat
Mortal Kombat 2021 / Foto: Dok. New Line Cinema
Jakarta -

Adaptasi film Mortal Kombat teranyar menjadi film yang disambut banyak penggemarnya di seluruh dunia. Di Indonesia khususnya, film ini membawa nilai lebih karena keterlibatan Joe Taslim di dalamnya.

Film ini menjadi film ketiga yang mengadaptasi video game populer menampilkan karakter Scorpion dan Sub-Zero yang jadi favorit. Sebelum nonton, ada hal-hal yang mesti kalian ketahui dari adaptasi Mortal Kombat kali ini. Apa saja? Berikut di antaranya:

1. Tak hanya soal turnamen bela diri

Mortal Kombat sendiri merupakan nama kejuaraan yang jadi pusat permainan dalam cerita video gamenya. Namun film ini dikembangkan lebih dari sekadar pencarian pemenang dalam sebuah turnamen bela diri.

"Film ini bukan sekadar game pertarungan. Berkelahi dan berjuang harus memiliki makna dan karena itulah setiap tokohnya memaknai pertarungan yang mereka lakukan karena perjuangan itu berarti bagi mereka," ungkap Ludi Lin, pemeran Liu Kang.

Film ini pun mengikuti tokoh utamanya yang diperankan Lewis Tan (Cole Young) untuk mencari tahu siapa dirinya lewat tanda lahir bercorak naga di tubuhnya.

Mortal KombatMortal Kombat Foto: Dok. Warner Bros

2. Villain yang kompleks

Sebagai Sub-Zero, Joe Taslim memerankan sosok villain yang tak biasa. Ia secara sadar diceritakan kejam dan berstatus sebagai pembunuh bayaran Lin Kuei yang keji.

Ada pula Kano yang juga bengis dan hobi memakan organ lawannya. Namun tak hanya itu, karakter ini juga digambarkan egois, serakah sekaligus oportunis.

Kebiasaannya yang menjijikan sekaligus jahat itu mewakili hal-hal jahat yang tak akan terjadi di dunia nyata.

3. Versi lain Sub-Zero

Bukan rahasia bagaimana sisi kemanusiaan dalam diri Bi-Han membuatnya berubah menjadi Noob Saibot. Ia tak sepenuhnya digambarkan sebagai Sub-Zero dalam cerita kali ini.

Dalam sebuah wawancara, Joe Taslim menjelaskan bagaimana ada konflik batin yang perannya alami antara sisi humanis dan kegelapan yang membuatnya menjadi versi Sub-Zero.

Diadaptasi dari game Mortal Kombat, karakter Sub-Zero diyakini akan berubah menjadi Noob Saibot.

Mortal KombatMortal Kombat Foto: Dok. Warner Bros

4. Rating R

Film ini mendapatkan rating R karena akan menampilkan banyak adegan berdarah-darah. Adegan kekerasan yang dilakukan tak dapat dihindari.

Namun momen tersebut digambarkan pada tempatnya. Sutradara Simon Mcquoid menjelaskan bagaimana pun film ini adalah kisah tentang ajang pertarungan luar biasa dan berbahaya yang membuat mereka yang terlibat memiliki konsekuensi kehilangan nyawa.

"Tujuanku menampilkan itu semua yakni untuk menguji nyali, bikin penonton terkejut sekaligus memancing rasa ngeri mereka," ungkap McQuoid dilansir Collider.


5. Latar cerita tak terkait dengan garis waktu yang ada di video game

Sebagian besar permainan Mortal Kombat menampilkan perjalanan waktu yang berbeda-beda dengan pecahan ruang waktu yang saling bersinggungan. Film ini sebaliknya.

Film Mortal Kombat membawa garis waktu yang lebih rapi menampilkan masa kini ketika karakter Cole Young mempertanyakan tentang siapa dirinya, hingga kemunculan Sub-Zero dan pertarungannya dengan Scorpion.

6. Selain Joe Taslim, ada Max Huang aktor asal Indonesia

Pemuda asal Indonesia, Max Huang, juga ambil bagian bersama Joe Taslim dalam film ini. Ia memiliki kemampuan bela diri lewat ilmu yang ia dalami di bawah pelatihan bela diri Jackie Chan.

Ia mempelajari adegan koreografi hingga menyusun urutan adegan pertarungan dari ilmu yang ia peroleh. Max Huang juga kabarnya turun tangan membuat koreografi adegan dalam Mortal Kombat kali ini.

Mortal KombatLudi Lin dan Max Huang dalam Mortal Kombat / Foto: Dok. Warner Bros

7. Representasi aktor Asia

Mortal Kombat kali ini melibatkan deretan pemain asal dan berdarah Asia dalam cerita. Film ini menampilkan Ludi Lin aktor berdarah China-Kanada juga Lewis Tan, aktor berdarah China-Inggris.

Adapula Joe Taslim dan Max Huang asal Indonesia. Sutradara Simon McQuoid berusaha menghindari pemilihan aktor yang kurang pas seperti Mortal Kombat (1995) di mana Sub-Zero diperankan aktor berkulit putih.

Film yang menjangkau global harus mewakili setiap orang di seluruh dunia. Di sisi lain, pemilihan karakter yang tepat membantu mengeratkan jarak perbedaan atau keragaman antarbangsa.



Simak Video "Joe Taslim Berharap Sekuel 'Mortal Kombat' Bisa Segera Terwujud"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/wes)