3 Rekor Film Minari di Ajang Oscar

Tim detikhot - detikHot
Rabu, 17 Mar 2021 08:53 WIB
Jakarta -

Academy Awards atau Oscar mencatatkan film Minari dalam nominasinya. Film ini mengisahkan sebuah keluarga imigran dari Korea Selatan.

Mereka mencoba membangun hidup di sebuah pedesaan di Amerika berlatar tahun 1980-an. Minari mencuri perhatian di musim penghargaan awal tahun ini.

Usai tayang perdana di ajang Sundance Film Festival, Minari melanglang ke ajang penghargaan lain termasuk Golden Globe yang digelar awal Maret tahun ini.

Kini, Minari juga dikompetisikan di ajang penghargaan Oscar dan memiliki sejumlah rekor baru yang dicapai di ajang tersebut. Berikut di antaranya:

1. Masuk 6 nominasi

Minari yang bercerita tentang keluarga imigran asal Korea Selatan yang berusaha membangun kehidupan di sebuah pedesaan di Arkansas ini tercatat di 6 nominasi.

6 nominasi itu di antaranya nominasi-nominasi utama yang menempatkan film ini bersaing dengan sejumlah film besar lainnya, yaitu: Film Terbaik, Aktor Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, Naskah Asli Terbaik, Sutradara Terbaik dan Musik Orisinil Terbaik.

2. Orang Asia Pertama di kategori Aktor

Dua pemerannya, Steven Yeun dan Youn Yuh-jung membuat sejarah sebagai orang keturunan Asia-Amerika pertama yang dinominasikan di nominasi Aktor Terbaik. Sementara Youn Yuh-jung sebagai aktris Korea pertama yang masuk di nominasi Oscar untuk Aktris Pendukung Terbaik.

3. Lanjutkan pencapaian Parasite

Minari memiliki benang merah dengan Parasite karena sama-sama berlatar Korea Selatan. Tahun lalu, film tersebut juga masuk dalam 6 nominasi.

Parasite juga berhasil menang di kategori utama sebagai film terbaik.

Seperti Bong Joon-ho, Lee Isaac Chung juga tercatat di nominasi sutradara terbaik untuk Oscar tahun ini. Isaac Chung mengatakan, dirinya berterima kasih atas pengakuan yang diberikan pada film dan kisah yang ia buat di film ini.

"Ini sangat berarti bagi saya karena kami menjadikan ini tak hanya sebagai sebuah tim... kami menjadikan ini sebagai sebuah keluarga," katanya.

Kisah Minari muncul di tengah peristiwa kekerasan kepada orang-orang Asia masih terus berlanjut di AS.

"Saya berharap apa yang kami kemukakan dengan film ini dapat tersampaikan. Bahwa kami bukanlah sebuah masalah di negara ini," sambung Chung.

(doc/wes)