3:10 to Yuma, Mengawal Penjahat Terkeji

Timo - detikHot
Rabu, 04 Nov 2020 15:48 WIB
3:10 Yuma
Foto: (dok. Lionsgate)
Jakarta -

Film 3:10 to Yuma sangat menarik karena melibatkan dua aktor besar, Christian Bale dan Russell Crowe. Belum lagi disutradarai oleh James Mangold, orang yang duduk di belakang nama besar Walk the Line (2005), The Wolverine dan Logan, kemudian Ford v Ferarri (2019). Film adaptasi dari tahun 1957 dan cerita pendek Elmore Leonard tahun 1953 ini tayang di Mola TV.

3:10 Yuma memperoleh dua nominasi Oscar tahun 2008; Best Original Score (Marco Beltrami) dan Best Achievement in Sound (Paul Massey, David Giammarco, Jim Stuebe).

Film ini berkisah tentang Arizona di akhir tahun 1800, penjahat terkenal Ben Wade (Russell Crowe) dan kelompok pencuri dan pembunuh menghancurkan jalur kereta api di wilayah selatan. Saat Wade tertangkap, veteran Dan Evans (Christian Bale) yang bekerja sebagai petani, menawarkan diri untuk mengantarkan Wade hidup-hidup menuju 3:10 To Yuma, sebuah kereta api yang membawa para penjahat ke pengadilan. Dalam perjalanannya, Evan dan Wade, dua karakter yang berbeda, mulai saling mengenal satu sama lain. Persiapan Wade selama perjalanan - bahaya senantiasa hadir - mengubah misi tersebut, perjalanan yang mustahil bagi takdir keduanya.

Cantiknya film ini tidak hanya di segi cerita, tetapi juga sinematografi yang ada. Beragam shotnya sangat memukau mata, dan menjadikan film 3:10 to Yuma ini cantik dan ciamik. Belum lagi diberkahi aktor dan aktris yang tampil natural dan meyakinkan. Selain Russell Crowe dan Christian Bale, ada juga Logan Lerman dan Alan Tudyk. Bagi gue sendiri, film ini jadi "cinta pertama" gue akan Ben Foster yang aktingnya bikin gue sebel dan ngeri sekaligus. Meski di tahun yang sama dia juga membintangi 30 Days of Night (2007), tapi rasanya kekejaman Charlie Prince nggak bisa lepas dari kepala gue.

3:10 YumaChristian Bale berperan dalam 3:10 to Yuma Foto: (dok. Lionsgate)

Buat gue sendiri, 3:10 to Yuma selalu menjadi favorit gue untuk ditonton ulang berkali-kali. Bukan hanya kisah western saja yang eye-catchy, seru dan menegangkan, tetapi juga makna cerita yang dibawakan. Setiap karakternya sangat tiga dimensi; dengan digambarkan bahwa satu orang tidak semata-mata sepenuhnya jahat - dan tentu saja - tidak sepenuhnya baik. Malah di satu titik, garis batas antara protagonis dan antagonis semakin pudar. Hal yang membuat gue diingatkan kembali bahwa label baik atau jahat tidak semata-mata semudah itu ditempelkan pada seseorang, karena kembali lagi yang dapat menilai itu adalah niat dan perbuatan orang itu sendiri.

Untuk menonton 3:10 to Yuma secara legal, kamu dapat menikmatinya di Mola TV. Cara mendaftarnya pun terbilang cukup mudah dan user friendly. Biaya berlangganannya sangat murah, hanya Rp 12.500 per bulan untuk paket langganan film yang basic. Selain itu, sekarang di Mola TV sudah bisa langganan paket HBO GO hanya seharga Rp 65.0000 per bulan. Ini adalah pilihan paket yang cukup murah bagi kalian yang hanya langganan internet saja tanpa langganan tv kabel bulanan.



Simak Video "Haaland 2 Gol, Dortmund Bekuk Freiburg 4-0 "
[Gambas:Video 20detik]
(doc/doc)