Proyek Film The Godfather Gaet Jake Gyllenhaal dan Oscar Isaac

Devy Octafiani - detikHot
Kamis, 01 Okt 2020 14:58 WIB
NEW YORK, NY - JUNE 12:  Presenter Jake Gyllenhaal speaks onstage during the 70th Annual Tony Awards at The Beacon Theatre on June 12, 2016 in New York City.  (Photo by Theo Wargo/Getty Images for Tony Awards Productions)
Jake Gyllenhaal / Foto: Getty Images
Jakarta -

Ada rencana pembuatan film dari cerita di balik penggarapan The Godfather yang dikenal sebagai mob drama terhebat ini. Film tersebut berjudul Francis And The Godfather.

Film ini menggaet dua aktor yang menjadi pemeran utama, Jake Gyllenhaal dan Oscar Isaac. Kisah film ini didasarkan dari pengalaman sutradara Francis Coppola menggarap The Godfather.

The Godfather sebelumnya adalah proyek film yang ditentang oleh rumah produksi Paramount.

Dilansir Deadline, Francis Coppola bersusah payah membujuk studio Paramount untuk membuat film The Godfather yang di era 1970-an menjadi film yang menelan biaya produksi besar dan mahal. Jake Gyllenhaal akan berperan sebagai Robert Evans, mantan kepala Paramount Pictures yang berhadapan langsung dengan Francis Coppola. Sang sutradara dikisahkan bertekad mewujudkan cerita film tentang gangster dan mafia ini. Oscar Isaac akan memerankan Coppola yang berusia 31 tahun saat menggarap The Godfather.

Ada kekacauan di balik film ini seperti perselisihan tentang lokasi pengambilan gambar hingga casting karena film ini menjadi produksi film mahal di New York kala itu. Bersama penulis novel Mario Puzo, Francis Coppola menulis skenario The Godfather yang dibintangi oleh Marlon Brando dan Al Pacino sebagai pemimpin dari keluarga kriminal di New York berlatar tahun 1945-1955.

LONDON, UNITED KINGDOM - OCTOBER 15: Oscar Isaac attends the screening of LONDON, UNITED KINGDOM - OCTOBER 15: Oscar Isaac attends the screening of "Inside Llewyn Davis" Centrepiece Gala Supported By The Mayor Of London during the 57th BFI London Film Festival at Odeon Leicester Square on October 15, 2013 in London, England. (Photo by Stuart C. Wilson/Getty Images for BFI) Foto: Stuart C. Wilson

Kini Francis And The Godfather mengadaptasi jatuh bangun Francis Coppola di masa lalu ketika dirinya menggarap film tersebut.

"Dari Kegilaan produksi dan melawan segala rintangan, sebuah film klasik terbaik terwujud," ungkap Barry Levinson yang ditunjuk sebagai sutradara. Levinson selama ini dikenal menyutradarai film Rain Man (1988) yang membawanya menang Oscar.

The Godfather sendiri memenangkan Oscar untuk Coppola sebagai sutradara terbaik. Film itu juga masuk dalam daftar film paling berpengaruh sepanjang masa.

Film ini tak hanya membuat Coppola berseteru dengan studio Paramount. Ia juga berhadapan dengan mafia Amerika yang sebenarnya yang tak terima kehidupan mereka diangkat ke dalam film.



Simak Video "Ini Alasan Didi Kempot Kerap Bikin Lagu yang Menyayat Hati"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/nu2)