Film Animasi Bikinan Kampus UMN Tembus Festival Internasional

Angga Laraspati - detikHot
Rabu, 23 Sep 2020 15:05 WIB
Candy Monster merupakan film animasi garapan UMN Pictures.
Foto: dok. UMN
Jakarta -

Film pendek animasi 3 dimensi 'Candy Monster' karya UMN Pictures sukses menembus CHANIARTOON International Comic and Animation Festival 2020 sebagai official selection. Pengumuman ini dipublikasikan oleh UMN Pictures lewat akun Instragram @umn_pictures.

"Festival ini bukan festival sebesar Zlin Film Festival yang memang merupakan Festival Film untuk industri. CHANIARTOON adalah film festival untuk para pelaku/ penggemar komik dan animasi yang bersifat non- mainstream atau 'indie'," jelas UMN Pictures Manager Kemal Hasan dalam keterangan tertulis, Rabu (23/9/2020).

Candy Monster merupakan Intellectual Property (IP) yang dimiliki oleh UMN. Candy Monster sebagai film pendek animasi 3 dimensi juga telah dikirim ke berbagai festival internasional dalam rangka memperkenalkan produk IP Candy Monster ke pasar internasional.

Ini merupakan kali kedua Candy Monster lolos di 2 festival animasi internasional, setelah sebelumnya juga berhasil mendapat penghargaan CT: D Audience Award for the Best Short Animated Film dari 60th Zlin Film Festival 2020, yang merupakan film yang paling banyak dipilih penonton selama festival berlangsung di kota Zlin, Ceko pada 4-10 September 2020 lalu.

Kemal menuturkan setiap festival film mempunyai 'programmer' yaitu orang atau pihak yang memilih film sesuai dengan karakteristik festival tersebut. Programmer festival itu lah yang menjadi orang paling tahu mengapa Candy Monster dipilih sebagai official selection.

Baginya dengan mengikutkan Candy Monster ke festival internasional, maka semakin besar peluang agar film tersebut ditonton oleh orang dari berbagai belahan dunia sehingga dengan demikian hasil kerja keras mereka akan terbayarkan.

"Dan kalau menang, kita akan mendapatkan piala dan bisa menyematkan 'Laurel' pada film kita yang berarti memberikan tambahan kredibilitas terhadap film kita," tambahnya.

Dengan mengikutkan Candy Monster ke CHANIARTOON, dirinya juga berharap karya tersebut bisa mendapatkan 'Best Short Animation Film'. Walaupun tidak menang sekali pun, mereka akan cukup senang karena filmnya telah diputar di tempat-tempat yang mungkin tidak pernah dapat mereka datangi di belahan dunia lain.

"Kita akan tetap mengikutkan Candy Monster ke berbagai festival di seluruh dunia sampai tahun 2021. Dan mulai memproduksi IP Candy Monster dalam bentuk film seri, game mobile, game interaktif, sticker Line, dan buku cerita anak," pungkasnya.

Sebagai informasi, UMN Pictures merupakan unit produksi yang diinisiasi UMN selaku instansi perguruan tinggi. Saat ini Yayasan Multimedia Nusantara telah membentuk perusahaan yang bernama Multimedia Digital Nusantara dimana UMN Pictures menjadi salah satu bagiannya. Sebagai unit produksi, UMN Pictures memiliki usaha sebagai studio animasi, studio game, production house (rumah produksi), dan wahana permainan.



Simak Video "Cerita Ranty Maria hingga Robby Purba Jadi Dubber di Film Animasi"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)