Kekhawatiran pada Film Indonesia soal Ketidakpastian Aturan Kesehatan

Pingkan Anggraini - detikHot
Selasa, 16 Jun 2020 14:50 WIB
Warkop DKI Reborn
Foto: (dok.Falcon Pictures)
Jakarta -

Ada suara dari industri perfilman yang berharap aturan protokol kesehatan segera disahkan. Sektor film dianggap masih belum menemukan kejelasan soal kapan kegiatan produksi film bisa kembali dilakukan.

Persatuan Perusahaan Film Indonesia memiliki banyak pertimbangan mendesak pengesahan protokol kesehatan tersebut. Dampak besarnya dinilai akan dirasakan paling berat bagi film Indonesia.



"Bioskop sementara emang tutup kita nggak tau kapan buka. Kita dari segi creator itu ada kesempatan. Selain kita kasih materi, digital sekarang lagi giat masuk ke Indonesia. Seperti Viu, Disney mau masuk, Netflix lebih gencar lagi. Tapi kalau mereka mau ambil konten dengan barat semua ya kita lemah lagi," ungkap produser Manoj Punjabi di acara jumpa pers Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) via Zoom, Selasa (16/6/2020).

Produksi film Indonesia dipastikan menurun tahun ini. Solusi akan hal ini dinilai ada pada penetapan protokol kesehatan yang jelas.



"Di sini masalahnya tidak ada prioritas. Mensurut saya pemerintah tidak memprioritaskan industri perfilman. Point saya itu ini kita punya kesempatan. Bukan soal layar lebar dll tapi industri streaming digital. Beberapa tahun kedepan mereka akan menguasai. Saya mau local content itu bisa ikut. Jangan sampai pemerintah tidak fokus dan kita kehilangan kesempatan," tukas Manoj.



Simak Video "Paramitha Rusady Tolak Tawaran 5 Film Gegara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/doc)