Bahagianya Lola Amaria, Film 'LIMA' Diputar di Thailand

Mauludi Rismoyo - detikHot
Selasa, 31 Jul 2018 09:30 WIB
Foto: Lola Amaria (Mauludi Rismoyo)
Jakarta - Film omnibus 'LIMA' diputar di luar negeri untuk pertama kali, tepatnya di Thailand. Film bertemakan Pancasila itu sebelumnya sudah menyedot perhatian penonton di Indonesia.

Lola Amaria selaku salah satu sutradara di 'LIMA' mengaku begitu terkejut saat filmnya ditawari diputar di Thailand. Tanpa basa-basi dia langsung mengiyakan permintaan tersebut.

"Saat mendapat kesempatan untuk memutar film 'LIMA' di Bangkok, saya langsung mengiyakan. Buat saya, ini kesempatan sangat baik untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan dan nasionalisme kepada warga Indonesia yang ada di luar negeri," ujar Lola kepada wartawan saat dihubungi.

Lola Amaria melanjutkan, kehadiran 'LIMA' di Negeri Gajah Putih itu ternyata tak lepas berkat dukungan dan kerjasama dari KBRI Bangkok, Film Kawan Fans, Klub Dokumenter Thailand, Aliansi Ulama Indonesia, Lia Sciortino Sumaryono dan Irene Sirait. Film itu sudah membuat penasaran banyak warga Thailand terkait temanya yang mengambil Pancasila.

"Melihat respons yang luar biasa dari WNI di sana serta warga Thailand yang ingin tahu betul tentang keberagaman dan toleransi di Indonesia, saya benar-benar bahagia sekali," tutur Lola.


Selain memutarkan 'LIMA' secara langsung di Thailand, Lola Amaria juga berkesempatan untuk berdiskusi terkait latar belakang membuat film tersebut kepada warga di sana. Dia juga menyampaikan pesan agar selalu menjaga Pancasila.

"Kita bicara soal ideologi Pancasila yang begitu kuat. Spirit kebangsaan dalam setiap jiwa warga Indonesia. Jangan sampai ideologi Pancasila yang sudah begitu kuat, baik dan indah ini jangan disalahgunakan, bahkan dirusak oleh ideologi lainnya. Saya bangga di kesempatan itu, bisa mengkampanyekan secara langsung, begitu hebatnya Indonesia dengan Pancasila. Spirit kebangsaan WNI yang ada di luar negeri pun bangkit kembali," pungkas Lola.

Rencananya film 'LIMA' juga akan tayang di beberapa negara lainnya. Jepang, Korea, New Zealand, Jerman, Amerika Serikat, Australia hingga Iran sedang menanti film tersebut.

[Gambas:Instagram]

(mau/doc)