DetikHot

movie

Why So Serious? 'The Dark Knight' adalah Sisi Istimewa Joker

Kamis, 19 Jul 2018 14:49 WIB  ·   Nugraha - detikHOT
Why So Serious? The Dark Knight adalah Sisi Istimewa Joker Foto: Heath Ledger di 'The Dark Knight' (Paul Kane/Getty)
Jakarta - 'The Dark Knight' diputar lagi di IMAX sebagai perayaan ulang tahunnya yang kesepuluh. Joker bilang, Why So Serious?

Christopher Nolan memberi kita banyak hal untuk dibicarakan dalam film tersebut. Ini merupakan sebuah retrospeksi yang layak kita dapatkan, meski mungkin tak dibutuhkan untuk saat ini.

Tapi sejujurnya, tak mungkin kita membahas film tersebut tanpa mendiskusikan sosok Joker. Sang villain adalah penjahat terbaik yang telah datang mengatasi keseluruhan film.

Joker masuk dalam budaya sebagai cerminan dari kejahatan yang diwakilinya. Heath Ledger memerankan tokoh tersebut, mengungkap isi tabir yang diungkapkan Nolan pada level yang lebih dalam.

'The Dark Knight' disebut sebagai film yang mengisahkan pembusukan institusional dan Joker adalah manifestasinya. Pembusukan Joker di film itu justru membuat efeknya begitu besar karena ia jadi logika dalam cerita film itu.
Why So Serious? 'The Dark Knight' adalah Sisi Istimewa JokerFoto: dok DC Entertainment

Ada pahlawan yang cenderung cacat dan kemudian ada penjahat yang diperkenalkan dalam film. Kemudian muncul perselisihan antara keduanya yang berujung pada pahlawan menang pada akhirnya. Penjahat hanya bekerja sebagai katalis untuk perjalanan hebat pahlawan yang melayani tujuan hidup.

Namun 'The Dark Knight' mengambil pendekatan yang berbeda di mana hubungan Joker dengan pahlawan kurang penting dibandingkan hubungannya dengan film secara keseluruhan. Dalam arti, layarnya sama banyak bahkan mungkin lebih ketimbang karakter utama Batman.

Dari banyak adegan yang memanjakan mata, ada satu yang membawa kita ke adegan rumah sakit. Ketika itu Joker mengenakan pakaian perawat dengan wig. Sebelumnya, Joker sudah merampok bank dan membunuh semua orang yang membantunya. Ia membunuh komisaris polisi dan hakim dengan pengadilan suka-suka dirinya sendiri.
Why So Serious? 'The Dark Knight' adalah Sisi Istimewa JokerFoto: (instgram Christophernolann)

Ia juga berusaha membunuh walikota dan menculik Harvey Dent dan pacarnya, Rachel Dawes. Ia membunuh Rachel dan membakar separuh wajah Harvey.

Sebelum itu, ia juga melarikan diri dari penjara dan berjanji untuk meledakkan rumah sakit jika Colton Reese, pengacara yang berjanji mengungkap identitas Batman tidak dibunuh oleh publik.

Dari semua peristiwa itu, pengaruh Joker seperti bekerja pada tingkat atom. Bagaimana ia mendapatkan begitu banyak anak buah berseragam polisi dan mengubah banyak polisi yang sebenarnya.

Joker muncul di rumah sakit, sebuah adegan yang tidak diharapkan siapapun. Ia melonggarkan ikat pengekang Dent, lalu memberinya pistol dan mengarahkan ke kepalanya. Ia menyalahkan orang-orang seperti Komisaris Gordon dan banyak orang sebagai alasan mengapa hal-hal buruk itu akhirnya terjadi. Sebuah kemenangan dari satu sisi yang berarti kekalahan atas lainnya.

Joker adalah agen kekacauan yang mengedepankan pengertian konvensional tentang benar dan salah. Joker dikenal sebagai villain yang hampir tanpa tujuan dan acak seperti klaimnya. Ia punya agenda untuk menciptakan dunia tanpa moral dan aturan karena di dunia yang tak bermoral dan tanpa aturan, orang dengan moral dan aturan akan sedikit yang punya kuasa.

Nolan disebut menghindari terjebak dalam cerita yang mewabah dari banyak film superhero. Rencana Joker adalah untuk tampil seolah ia punya rencana, seperti ketika berbincang dengan Dent. Itu juga jadi salah satu alasan mengapa sepuluh tahun setelah dirilis, 'The Dark Knight' terus berdiri di atas jutaan film yang dibuat berdasarkan komik.
Why So Serious? 'The Dark Knight' adalah Sisi Istimewa JokerFoto: dok DC Entertainment

(nu2/nu2)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed