Mulai Syuting, 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' Bicara Toleransi Antar Agama

Mulai Syuting, 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' Bicara Toleransi Antar Agama

Adhie Ichsan - detikHot
Kamis, 15 Okt 2015 16:59 WIB
Mulai Syuting, Bulan Terbelah di Langit Amerika Bicara Toleransi Antar Agama
Jakarta - Setelah mendulang sukses besar melalui film '99 Cahaya di Langit Eropa', Maxima Pictures akan menghadirkan film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika'. Film yang bicara tolernsi antar agama ini sudah mulai produksi.

'Bulan Terbelah di Langit Amerika' diadaptasi dari novel berjudul sama yang merupakan Novel National Bestseller tahun 2014. Penulis bukunya, Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra, pun dianugerahi penghargaan sebagai penulis buku fiksi terfavorit dalam ajang Anugerah Pembaca Indonesia (API) di tahun 2014.

Film bercerita mengenai perjalanan Hanum (Acha Septriasa) dan Rangga (Abimana Aryasatya) di New York, Amerika Serikat. Bulan yang terbelah merupakan metafora terpecahnya perdamaian antara masyarakat Amerika Serikat dengan kaum muslim pasca tragedi 9/11.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanum, yang merupakan seorang jurnalis, berusaha menuliskan berita yang mampu menjawab pertanyaan dunia β€œApakah dunia lebih baik tanpa Islam?” dengan jawaban β€œTidak.” Dengan momen yang bersamaan dengan suaminya, Rangga yang tengah menyelesaikan tugas studi S3-nya di New York, mulailah petualangan Hanum mengungkap berbagai fakta tersembunyi di balik tragedi 9/11.

Cerita ini menjadi lebih seru karena kehadiran Stefan (Nino Fernandez) yang adalah seorang atheis. Berkaitan dengan film sebelumnya, film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika' lekat dengan pesan dalam agama Islam, terutama tentang keteguhan hati dan toleransi antaragama.

Pesan mengenai toleransi antaragama ini pun telah dikampanyekan melalui hashtag sosial media #SatukanBulanTerbelah secara khusus. Film garapan sutradara Rizal Mantovani diakui sebagai film andalan Maxima Pictures.

β€œKalau kita mau membuat film yang lebih baik maka kita perlu bahan atau konten yang lebih baik juga,” tegas Yoen K, executive produser Bulan Terbelah di Langit Amerika.

(ich/ich)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads