Dapat Teror Bergaya 9/11 dari Hacker, Premiere 'The Interview' Batal Digelar

Dapat Teror Bergaya 9/11 dari Hacker, Premiere 'The Interview' Batal Digelar

- detikHot
Kamis, 18 Des 2014 12:32 WIB
Dapat Teror Bergaya 9/11 dari Hacker, Premiere The Interview Batal Digelar
Jakarta - Kelompok peretas yang menyerang Sony sejak akhir November lalu telah mengeluarkan ancaman baru. Dalam sebuah surat yang beredar di internet, para hacker mengancam akan melakukan serangan di bioskop yang menayangkan 'The Interview'.

'Dunia akan penuh dengan ketakutan. Ingat dengan kejadian 11 September 2001. Kami sarankan Anda untuk menjaga diri jauh dari tempat itu. (Jika rumah Anda di dekatnya, Anda akan lebih baik pergi.) Apa pun yang datang dalam beberapa hari mendatang dikarenakan keserakahan Sony Pictures Entertainment," demikian potongan surat ancaman tersebut seperti dilansir Aceshowbiz, Kamis (18/12).

The Department of Homeland Security di AS mengatakan sedang mempelajari ancaman tersebut. Namun sejauh ini mereka tak menemukan alasan kredibel yang menimbulkan indikasi adanya penyerangan ke bioskop Amerika Serikat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam film 'The Interview', James Franco dan Seth Rogen memerankan karakter pembawa acara bincang-bincang televisi dan produsernya. Mereka dikirim ke Korea Utara untuk mewawancarai Sang Diktator, Kim Jong Un. Tapi dua orang itu kemudian direkrut CIA dan terlibat rencana pembunuhan pemimpin negara tersebut.

Mengenai pol dalam film, perwakilan Korut sudah menyampaikan keberatan dan meminta agar 'The Interview' tidak ditayangkan. Bahkan Korut juga melayangkan ancaman kepada AS jika tak mengindahkan somasi mereka. Beberapa sumber resmi di AS mensinyalir serangan kepada Sony berasal dari Korut, namun pihak Korut membantah aksi peretasan tersebut.

"Negara saya secara terbuka menyatakan bahwa akan tetap mengikuti norma-norma internasional yang melarang aksi peretasan dan pembajakan," ujar diplomat Korut yang enggan disebutkan namanya, seperti dilansir Reuters.

"The Interview' awalnya akan tayang di bioskop AS pada 10 Oktober lalu, namun perilisan film tersebut diundur. Awalnya Sunshine Cinema di AS akan menayangkan film tersebut Kamis (18/12) waktu setempat. Carmike Cinemas yang memiliki 278 bioskop dan 2.917 layar di 41 negara bagian AS, juga tak ingin mengambil risiko dan membatalkan penayangan 'The Interview'.

(ich/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads