Mantan istri Aldi Taher itu dituding tak profesional oleh produser film 'Arwah Goyang Kerawang', Shanker, dan sutradara layar lebar tersebut, Helfi Kardit. Gara-garanya ia mangkir di hari pertama syuting film bergenre horor itu.
Dewi pun menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya dari versinya. Ia mengaku sakit sehingga tak bisa datang syuting. Pengakuan tersebut menurutnya, sudah diketahui Shanker dan Helfi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau aku dimanfaatin aku akan tanggungjawab. Tapi kalian nggak punya hati. Aku dimanfaatin," ujarnya saat berbincang dengan detikhot melalui telepon Sabtu (30/10/2010). Ia terdengar sedikit tersedu-sedu saat menuding produser dan sutradara filmnya tidak punya hati.
Pelantun 'Diam-diam' itu sedih karena ia juga merasa namanya dicemarkan gara-gara tudingan tidak profesional. Dewi khawatir, tudingan itu akan membuat orang-orang takut bekerjasama dengannya.
"Saya akan tanggungjawab nama baik, karir aku dan RCM (Republik Cinta Management). Kami semua profesional," tegasnya.
Dewi menegaskan ia bukan tanpa kabar saat tidak datang syuting Jumat (29/10/2010). Bintang film 'Paku Kuntilanak' itu mengaku sudah memberitahukan ke pihak rumah produksi film terbarunya.
"Udah. Waktu saya pulang dari Singapura, tiba-tiba diajakin meeting untuk merevisi adegan-adegan yang saya nggak mau. Saya harus ciuman dengan lebih dari satu orang. Aku tidak suka. Adegan itu seperti pelacur. Pada saat itu juga badan aku masih sakit dan banyak saksinya," urai Dewi kembali terdengar menangis di ujung telepon. Pemilik goyang gergaji itu juga mengaku sempat dirawat di Singapura.
Menurut Dewi, skenario yang memuat banyak adegan ciuman itu dibuat tanpa ada kesepakatan dengannya. Ia pun menolak karena adegan ciuman dalam film tersebut terlalu banyak.
Meski terlanjut sakit hati karena dituding tidak profesional, Dewi berjanji akan tetap menjalani syuting. Ia akan melakukannya setelah sembuh.
(eny/eny)











































