Main Stage

Joko In Berlin Punya Rencana Rilis Lagu Tiap Bulan

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 30 Agu 2020 16:51 WIB
Joko in Berlin
Joko In Berlin Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Di tahun ini, Joko in Berlin setidaknya telah mengeluarkan tiga lagu, yakni Pesawat Kertas, Utrecht dan yang terbaru, Misanthropy. Terbilang cukup produktif, mereka memang mencoba mengeluarkan satu lagu baru di tiap bulannya.

Band beranggotakan Mellita Sarah (vokal), Fran Rabit (bass), Popo Fauza (kibor), dan Marlond Telvord (drum) setidaknya telah menjalankan strategi tersebut selama tiga bulan.

"Awalnya gini, kalau metode lama nih kan kebanyakan enam bulan baru rilis. Kenapa sih harus nunggu enam bulan? Ya sudah bikin, bikin saja. kenapa harus nunggu enam bulan? Akhirnya kami coba tiap bulan bikin," cerita Popo saat bertandang ke kantor detikcom, baru-baru ini.

Setiap kali ide untuk membuat lagu tercetus, para personel Joko in Berlin berupaya menyimpannya. Lagu-lagu yang belum sepenuhnya rampung itu mereka kumpulkan sebagai tabungan.

Ketika mereka ingin mengeluarkan sebuah single, para personel Joko in Berlin pun melihat kembali tabungan lagu mereka. "Kami kalau produktif, bikin lagu, bikin lagu, terus kami ambil untuk rilis," cetus Popo.

"Tapi nggak bisa dibilang komplit (lagu dalam tabungan). Secara aransemen sudah jadi, tapi perlu diproses lagi sampai benar-benar menjadi lagu, diisi bass-nya lagi, diisi vokal," kata Popo lagi.

Joko in BerlinJoko in Berlin Foto: Dikhy Sasra

Meski merasa sedikit kewalahan karena harus menggarap lagu hingga menjadi karya yang utuh dalam waktu yang terbatas, namun mereka mengaku sangat menikmati proses tersebut.

"Kelabakan sih sempat, tapi seru juga. Untuk menentukan titik final, 'Oke ini bungkus', itu sih yang kami uber. Kadang udah oke nih, tapi terus, 'Eh tambahin dong dibikin lebih bagus lagi'," kisah Popo.

Untuk menentukan lagu mana yang akan mereka pilih untuk dirilis, biasanya mereka tidak hanya memutuskannya berempat. Para personel Joko in Berlin juga melibatkan manajer mereka untuk dimintai pendapat.

Pemilihan lagu mana yang akan dirilis biasanya bergantung pada relevansi lagu mereka dengan keadaan yang sedang berlangsung.

"Setelah kami brainstorming, dilihat dulu liriknya, sesuai nggak sama keadaan," tutur Popo.

Ingin tahu mengenai Joko in Berlin lebih banyak? Kalian bisa mendengarkannya dalam podcast Main Stage dari detikHOT di sini:



Simak Video "Rekomendasi Street Food ala Joko in Berlin!"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)